.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Tiga Penyebab Orang Menjadi Haters


Saya sangat sedih melihat apa yang terjadi akhir-akhir ini di bangsa kita. Demikian mudah orang menyebar kebencian. Saya sedih dan kasihan melihat mereka, bukan kasihan melihat orang yang dibenci, melainkan orang yang membenci dengan berapi-api. Kasihan, karena kebencian adalah beban yang berat untuk ditanggung manusia yang sebenarnya diciptakan Tuhan untuk mengasihi.

Menurut psikologi, orang yang membenci sebenarnya sedang merefleksikan kebencian terhadap dirinya pada orang lain. Hanya orang yang bisa menerima diri dan mengasihi dirinya, sanggup melakukan hal yang sama pada orang lain. Kita tidak bisa membagikan apa yang kita tidak miliki.

Inferiority Complex
Beberapa orang merasa tidak aman (insecure), sehingga mereka butuh pengakuan. Bila orang lain memiliki pendapat yang berbeda, mereka anggap itu sebagai serangan terhadap mereka. Mereka tidak bisa menerima kekalahan, karena kalah membuat mereka merasa lebih rendah. Padahal kalah menang adalah biasa.

Harus Menang
Pandangan mereka adalah menang-kalah. Kalau kamu menang, berarti saya kalah. Supaya saya tidak kalah, kamu saya kalahkan terlebih dahulu. Perbedaan diselesaikan dengan kompetisi, bukan dengan kerja sama.  Ada orang yang ingin menang dengan cara menyulut konflik. Mungkin ia bisa menang dengan mudah, tetapi ia tidak menang dengan terhormat.

Membenci Lebih Mudah Daripada Mengasihi
Untuk mengasihi Anda perlu belajar mengenal orang lain, mendengarkan, berusaha mengerti dan menempatkan diri di posisinya. Sedangkan untuk membenci, tidak perlu berpikir, tinggal meluapkan emosi saja.
Jadi bagaimana? Membalas posting kebencian akan membesarkan perpecahan. Kata Abraham Lincoln, cara menghilangkan musuh adalah dengan menjadikannya teman. Doakan mereka. Sulit? Sangat sulit. Tetapi tidak ada cara lain. (Esther Idayanti)

Kegelapan Tidak Bisa Mengusir Kegelapan, Hanya Terang yang Dapat Melakukannya. Kebencian Tidak Dapat Mengusir Kebencian, Hanya Kasih yang Dapat Melakukannya (Martin Luther King)