.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Ketika Waktu Tidak Dapat Menyembuhkan


Sehabis operasi, tangan saya sakit bila tersenggol apalagi digerakkan. Tetapi waktu beberapa minggu memberi perbedaan besar, karena luka mulai sembuh. Waktu memang menyembuhkan luka, baik luka habis operasi, maupun luka di hati, seperti kata pepatah, "Time will heal." Tetapi waktu tidak dapat menyembuhkan luka bila:

Luka Dikorek-korek
Nasihat dokter setelah operasi, jangan banyak digerakkan, supaya luka menutup. Kalau mulai kering, jangan iseng dikorek, biarkan saja. Demikian juga luka hati, tidak akan sembuh kalau dikorek-korek kembali, dibicarakan, dipikirkan, dan diingat-ingat lagi. Membicarakan dengan sahabat, konselor atau orang-orang yang dipercaya memang membantu, tetapi bedakan dengan mengorek-korek luka dan mengumbarnya. Tutup lembaran lama.

Tidak Dirawat
Luka perlu diperban dan dirawat, tidak bisa dibiarkan begitu saja dan berharap sembuh. Demikian juga, saat hati Anda terluka, Anda perlu merawatnya dengan khusus: mendengarkan nasihat bijak, kata penghiburan, Firman Tuhan, dll.
Tidak Ingin Sembuh
Ada orang yang di dasar hatinya tidak ingin sembuh. Orang sakit mendapat kiriman makanan, perhatian dan bisa tidur seharian. Enak juga. Jadi waktu tidak menyembuhkan luka hati, bila orang tersebut memilih untuk tinggal dalam keadaannya.

Semua luka dan hati yang remuk bisa Tuhan sembuhkan, asal Anda memberi seluruh kepingannya kepada-Nya. Mungkin ada benarnya, bukan waktu yang menyembuhkan, tetapi Tuhan (Esther Idayanti).

Hanya Tuhan yang dapat Menyembuhkan Hati yang Luka (Kevin Walker)