.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Ketika Penderitaan Melanda Hidup Anda


Ada dua macam respon ketika orang mengalami penderitaan. Yang pertama, marah atau mempertanyakan Tuhan mengapa Ia tidak melindunginya.  Yang kedua bergantung pada-Nya untuk melewati penderitaan itu.  Tuhan bukan sumber penderitaan, namun Tuhan bisa menggunakannya:

Penderitaan Membuat Kita Bergantung Pada-Nya.
Saat anak saya yang kecil diimunisasi, ia pegang tangan saya erat-erat dan matanya menatap saya sambil berharap imunisasinya cepat selesai.  Penderitaan membuat kita rendah hati, menyadari bahwa kita tidak punya kuasa untuk mengatasi kehidupan ini lalu berpegang erat-erat pada Tuhan.

Penderitaan Menyatakan Kekuatan Tuhan Melalui Kelemahan Kita
Saya bertemu dengan ibu yang kehilangan 7 anaknya (keguguran dan meninggal), ia berkata “Kalau bukan Tuhan yang memberi kekuatan, saya tidak sanggup.” Saya bertemu anak yang tahu ayahnya selingkuh berulang kali, ia berkata “Kalau bukan Tuhan, saya hancur oleh kepahitan dan pemberontakan,” tapi kini ia punya keluarga yang bahagia dan ia telah mengampuni ayahnya. Penderitaan memunculkan Tuhan dalam kehidupan kita.

Penderitaan Menolong Kita Untuk Fokus
Karena mengingatkan kita bahwa dunia yang sementara ini tidak bisa memenuhi kebutuhan kita yang terdalam. Penderitaan kadang merebut semua yang kita miliki, baik keuangan, orang yang kita cintai, kesehatan kita dll. Ketika itu terjadi, kita kembali fokus pada yang terpenting, yaitu Tuhan dan kekekalan.
Penderitaan Membentuk Kita
Tahun 1962, Victor dan Mildred Goertzel mempelajari dan menerbitkan buku tentang 413 tokoh terkenal, berbakat dan berpengaruh. Yang paling mengejutkan, hampir semua dari mereka, yaitu 392 orang, pernah mengalami penderitaan dan kesulitan yang sangat besar, yang akhirnya membentuk diri mereka seperti itu. Tuhan tidak pernah menyia-nyiakan penderitaan. Ia menggunakannya untuk kebaikan kita (Esther Idayanti).

Ada Hal-hal yang Anda Tidak Pernah Ketahui Tanpa Penderitaan. Tuhan Memberi Pelajaran Khusus Melalui Penderitaan