.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Empat Cara Tingkatkan Harapan Hidup


Florence Chadwick berenang menyeberangi selat antara California dan Catalina Island yang jaraknya 33 km dengan air sedingin es untuk memecahkan rekor. Setelah 16 jam di air, ia merasa sangat kedinginan dan mulai kebal. Ia berusaha melihat ke pantai yang dituju, tetapi kabut tebal menutupinya. Jadi ia memanggil ibu dan pelatihnya di kapal penyelamat. Mereka mendorong Florence untuk tetap berenang, tetapi karena ia tidak bisa melihat apapun, ia menyerah dan diangkat ke kapal. Ternyata, ia berada 800 meter dari pulau yang dituju! Betapa kecewanya Florence, “Kalau saja saya bisa melihat daratan, saya pasti bisa menyelesaikannya,” katanya. Beberapa minggu kemudian Florence mengulangi usahanya, dan ia memecahkan rekor 2 jam lebih awal dari rekor pria sebelumnya.

Betapa pentingnya melihat “daratan.” Bila kita bisa melihat ada sesuatu untuk “berharap,” kita akan kuat menghadapi tantangan seberat apapun.

Ingat-Ingat bagaimana Anda berhasil mengalahkan kesulitan yang besar di masa lalu. Renungkan bagaimana Tuhan telah menolong Anda.

Cari kisah-kisah yang membangkitkan harapan, bagaimana orang-orang yang dalam kesulitan, tantangan, dan trauma, berhasil keluar sebagai pemenang.

Hubungin teman yang memiliki pandangan positif tentang hidup, yang dapat mengajak Anda untuk terus berharap.
Fokus pada impian. Apa yang Anda ingin wujudkan dalam 5 tahun ke depan? Orang yang memiliki tujuan jangka panjang, tidak mudah menyerah bila ada tantangan jangka pendek. Ingat, kesulitan inipun akan berlalu.

Di masa yang paling gelap sekalipun, kita bisa tetap menemukan harapan, selama kita percaya bahwa Tuhan berkuasa untuk menolong. Jadi, sebenarnya jangan mencari “harapan” tetapi carilah Tuhan, maka Anda akan temukan harapan (Esther Idayanti).

Tidak Ada Situasi Tanpa Harapan. Yang Ada Hanyalah Orang yang Putus Asa Tentang Situasi Itu (Clare Boothe Luce)