.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Sukses Diukur dari Berapa Banyak Orang Mencintai Anda


Orang kedua terkaya di dunia ternyata tidak peduli dengan kekayaannya. Kehidupan Warren Buffett (86 th) dibuat menjadi film dokumenter oleh HBO, tetapi menurut putrinya, Susie Buffett, jangan harapkan hal-hal yang luar biasa dari kehidupan investor itu. “Dia cukup membosankan, tidak seperti yang diharapkan orang,” kata Susie. “Mungkin mengejutkan bagi banyak orang, tetapi uang tidak terlalu penting baginya,” lanjutnya.

Bukannya pelit, tetapi Warren tidak berpikir bahwa membelanjakan uang akan membuatnya lebih bahagia daripada menikmati hal-hal yang sederhana dalam hidup, “Saya membeli semua yang saya inginkan dalam hidup.” Ia melanjutkan, “Tetapi apakah 10 rumah akan membuat saya lebih bahagia? Harta milik Anda akan ‘memiliki’ Anda pada suatu titik... Saya tidak menyamakan jumlah yang saya belanjakan dengan kenikmatan yang akan saya dapatkan.”

Nasihat Warren mengenai keuangan di antaranya: hiduplah di bawah penghasilan Anda, lakukan investasi sejak awal, jangan menghamburkan uang untuk hal-hal mewah yang tidak perlu, dan jangan gampang berhutang.  Tentukan hal-hal yang Anda nikmati dalam hidup, dan lakukan sebaik mungkin. Menurut Warren, dengan mengikuti nasihat ini, kita akan hidup lebih sederhana namun lebih dinikmati dalam jangka panjang.
Nasihat penting lainnya adalah berbagi untuk orang lain. Warren termasuk salah satu filantrofis terbesar di dunia, “99% dari yang saya hasilkan akan diberikan untuk orang lain.” Ia mengutip perkataan Andrew Carnegie (salah satu orang terkaya di abad 19), “Orang yang mati kaya raya mati dengan memalukan.”  Melakukan kebaikan akan membuat Anda merasa senang, dan memberi Anda perspektif yang tepat mengenai kehidupan (Esther Idayanti).

Saya Mengukur Sukses dengan Berapa Banyak Orang Mencintai Saya (Warren Buffett)