.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Hidup Adalah Tentang Saling Mempengaruhi dan Dipengaruhi


Martin Niemoller adalah seorang pendeta dan tokoh Jerman yang menentang Hitler lalu dipenjara di kamp konsentrasi. Pemimpin kamp itu berniat menjadikan Martin ateis. Jadi ia menempatkan seorang ateis di sebelah sel Martin dan mereka diijinkan untuk bicara, dan selama setengah jam sehari berjalan-jalan di lapangan kamp bersama-sama.  Orang ateis ini adalah intelektual yang pandai berargumentasi. Ia dijanjikan berbagai macam keringanan bila bisa membuat Martin kehilangan imannya. Ternyata pada hari ke lima, sang ateis ingin meminjam kitab suci Martin karena ia merasa tertarik. Hari itu juga, sang ateis dipindah ke sel yang lain, jauh dari Martin.

Hidup adalah tentang saling mempengaruhi dan dipengaruhi, sadar atau tidak. Secara otomatis kita memengaruhi orang lain melalui hidup kita, apa yang kita katakan dan lakukan. Kita tidak bisa menahan pengaruh kita, tetapi kita bisa memilih apakah memengaruhi dengan positif atau negatif.

Bila diumpamakan, ada dua lingkaran di seputar Anda. Lingkaran terkecil berisi orang-orang yang terdekat, seperti orangtua, sahabat mungkin juga atasan, yaitu orang-orang yang Anda sering jumpai dan memberikan pengaruhnya dalam hidup Anda.

Lingkaran berikutnya adalah teman-teman yang Anda jumpai atau teman di group sosmed, tetapi tidak sedekat lingkaran pertama. Ada saling memengaruhi, tetapi pengaruh mereka pada Anda tidak sekuat lingkaran utama.

Memang kita tidak seharusnya membatasi dengan siapa kita berinteraksi, tetapi penting sekali membatasi orang-orang yang bisa memengaruhi kita.  Bertemanlah dengan banyak orang dan luaskan lingkaran pengaruh Anda. Tetapi pilihlah sahabat Anda dengan hati-hati, karena mereka yang akan memberikan pengaruhnya dalam hidup Anda. Menurut penelitian, lima orang terdekat Anda besar pengaruhnya dalam kesuksesan Anda (Esther Idayanti)

Orang yang Mempengaruhi Orang Lain adalah Orang yang Sukses, Entah Dia Kaya Atau Miskin (Orison Swett Marden)