.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Berikan Tanganmu Untuk Melanyani dan Hatimu Untuk Mencintai


Sir William Shackleton, penjelajah kutub terkenal, pernah mengalami keadaan "emergency" di mana makanan yang tersisa tinggal biskuit yang dibagi rata pada timnya. Malam hari ketika semua tidur, sir William sebenarnya masih terjaga, ia melihat seseorang mengambil kotak biskuit temannya. Sir William berpikir bahwa ia memercayakan hidupnya pada orang itu, ternyata ia mencuri! Apakah tekanan menjadikannya seorang pengkhianat? Ternyata, orang itu membuka kotak makannya, mengambil biskuitnya, dan memasukkannya dalam kotak makan temannya lalu mengembalikannya ke tas temannya!

Tidak Punya Kasih
Kalau tidak punya biskuit, bagaimana bisa membagi biskuit pada orang lain? Kalau tidak punya kasih, bagaimana bisa mengasihi orang lain?  Memang beberapa orang tidak pernah menerima cinta sejak kecil atau terlalu banyak disakiti. Lalu di mana mencari cinta? Untunglah Tuhan memberi kita kasih tanpa syarat. Bila kita bisa mengerti dan menerimanya, kita bisa membagikannya pada orang lain.

Hidup Diukur Dari Cinta Kasih
Karir hebat tapi di rumah kasar pada pasangan, percuma. Uang setumpuk, tapi tidak peduli pada orangtua dan sesama, apa gunanya? Pada akhirnya hidup kita diukur dari seberapa besar kita mengasihi sesama.
Gaya Hidup Mengasihi
Rick Warren berkata bahwa hidup di dunia ini untuk dua hal: belajar mengasihi Tuhan dan belajar mengasihi sesama. Kalau orang tidak bisa mengasihi sesama yang dilihatnya, saya ragu bila ia berkata ia mengasihi Tuhannya. Mencintai yang satu tapi membenci yang lain itu bukan kasih, tapi pilih kasih. Mengasihi adalah sebuah gaya hidup, bukan sebuah hal yang kadang-kadang dilakukan. Biarlah kita belajar mengasihi orang lain dan nyatakan cinta Anda dengan perbuatan nyata hari ini (Esther Idayanti)

Berikan Tanganmu Untuk Melanyani dan Hatimu Untuk Mencintai (Mother Teresa)