.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Anda Harus Melakukan Apa yang Benar


Detektif dalam film paling beken sedunia, James Bond, tidak akan pernah diterima kerja di MI6 (agen rahasia Inggris), kata Alex Young, pimpinan MI6. “Berlawanan dengan James Bond, semua petugas kami tidak diperbolehkan mengambil jalan pintas secara moral. Bahkan, memiliki etika yang kuat adalah salah satu kualitas yang kami cari dalam staf kami,” lanjutnya. Alex juga menjelaskan bahwa bila para agennya menyalahi nilai-nilai luhur negara itu demi mempertahankan negara itu, berarti mereka sudah gagal.

Ternyata James Bond cuma ada di film. Pemimpin yang sebenarnya dituntut memiliki kehidupan moral yang baik dan integritas yang tinggi. Sebuah survei kepemimpinan di Washington DC bertanya, “Apakah seseorang bisa memimpin walaupun tidak memiliki otoritas secara moral?” Jawaban para responden singkat, “Tidak!” Ada pemimpin yang memanipulasi menggunakan slogan, suap, maupun karismanya.  Tetapi cara memengaruhi yang paling kuat adalah dengan teladan. Untuk dapat memimpin, seseorang harus meyakinkan orang lain. Untuk dapat meyakinkan, ia harus bisa dipercaya. Untuk bisa dipercaya, ia harus memiliki kehidupan moral dan integritas yang baik. Tindakannya akan menginspirasi orang lain untuk berperilaku yang sama, yang akan mendukung kemajuan organisasi/bangsanya.
Jadi, seorang pemimpin harus memiliki batasan etika dan moral yang jelas. Ia tahu mana benar mana salah, tidak sebentar benar sebentar salah mengikuti arus dukungan. Kepemimpinannya tidak tergantung situasi, karena nilai moral dan kebenaran juga tidak tergantung situasi (Esther Idayanti)

Tahu Apa yang Benar Tidak Banyak Artinya, Kecuali Anda Melakukan Apa yang Benar(Theodore Roosevelt)