.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Tetangga yang Baik Meningkatkan Nilai Dari Properti Anda


Liburan bulan lalu saya bertamu ke rumah mantan tetangga masa kecil saya. Kami dulu tinggal di kompleks yang sama, dari umur empat tahun sampai SMA.  Kami bertumbuh bersama. Saya masih ingat kalau malam bulan purnama kami bermain mainan tradisional Jawa di halaman. Dia mengajari saya main sepatu roda, skateboard dan memanjat pohon.  Lalu kami cari cacing untuk menakut-nakuti asisten rumah tangga kami. Kalau si mbak teriak, kami tertawa terbahak-bahak.

Sungguh menyenangkan memiliki tetangga yang ramah dan baik. Saya masih ingat, di saat-saat keluarga kami sangat membutuhkan, mereka datang untuk mendukung. Saat Lebaran dan Natal tiba, kami rayakan bersama-sama.

Sebuah studi dalam Journal of Happiness Studies memantau kesehatan dan kebahagiaan orang dalam jangka waktu 32 tahun. Ternyata, hubungan sosial yang positif  di saat kanak-kanak dan masa remaja penting untuk kesejahteraan di masa dewasa.  

Tetapi bukan itu saja, hubungan tetangga yang baik telah membuat kami menjadi orang-orang yang penuh toleransi.  Mungkin karena kami mengenal dari dekat, dan tidak melihat seseorang dari jauh lalu memasang “label” tertentu padanya sesuai latar belakangnya. Seperti kata Martin Luther King, Jr., “Tetangga yang baik melihat jauh lebih luas dari sekedar hal-hal eksternal, dan memahami kualitas batin yang membuat semua orang sebagai sesama manusia dan saudara.”

Sebenarnya, “tetangga” bukan hanya orang-orang di dekat kita saja, melainkan orang-orang yang bersama-sama kita mendiami dunia ini. Kalau saja kita lebih fokus pada persamaan dan bukan perbedaan, dunia akan menjadi tempat yang lebih damai.

WA dari tetangga saya bulan lalu membuat hati saya tersentuh, ia mengucapkan selamat Natal dan menulis, “Mudah-mudahan pertemanan kita sampai akhir hayat ya.”  Ya, Reta. Tetangga memang gitu. (Esther Idayanti)
Tetangga yang Baik Meningkatkan Nilai Dari Properti Anda (Pepatah Czech)