.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Mengapa Pikiran Perlu Berubah Sebelum Mencari Pasangan ?


Dalam hidup ku, seringkali berjalan amat lambat, mengambil kepingan diri setelah berbagai kegagalan dalam menjalin hubungan. Aku mulai berpikir ada yang salah dengan diri ku. Wanita seperti tidak ingin berlama-lama dengan ku. Bahkan terpikirkan apakah ini merupakan keturunan.

Ayahku menikah empat kali, dan ibu ku berhubungan dengan pria paling lama setahun. Aku mulai berpikir apakah ini kutukan dalam keluarga. Aku kesal. Selalu sendiri, tidak pernah sesuai dengan harapan pasangan ku dan sebaliknya. Ini merupakan jalan kesepian, jalan menuju kesendirian.
Ketika Aku melihat teman ku memiliki pasangan perempuan cantik dan masih muda, Aku merasa iri. Mereka selalu memiliki perempuan cantik disisi mereka, dan Aku hanya punya tangan kanan ku. Baik dari remaja hingga dewasa teman - teman ku selalu memiliki pasangan dan tidak ada untuk ku.

Aku terkadang berada dalam suatu hubungan namun biasanya hanya bertahan seminggu atau dua. "Aku tidak sedang ingin menjalin hubungan." Itu yang biasa dikatakan para wanita pada ku. Aku selalu bilang kalau Dia bukan yang ku inginkan dan tertawa, namun jauh dalam hati Aku sedang menangis.

Aku merasa kesepian setiap malam, ketika semua teman ku berkencan dengan pasangan mereka, dan di sini Aku duduk sendiri, tidak ada yang bisa di lakukan.

Aku menangis, dan biasanya sambil mendengarkan lagu sedih..

Aku hanya ingin seseorang untuk berbagi. Aku tidak jelek, Aku juga mudah di ajak bicara, lalu kenapa Aku tidak beruntung? Terkadang Aku tidak ingin menjadi diri ku sendiri, sendirian di dunia. Untuk memiliki pasangan, untuk menjalin hubungan dengan wanita merupakan hal yang menakjubkan, hanya itu yang Aku minta.

15 tahun aku berjuang keras. Sampai akhirnya Aku berubah semua mulai berjalan dengan baik. Aku selalu berpikir kalau Aku tidak cocok dengan berbagai hal, bisa saja pengaruh dari kehidupan. Semakin banyak pertanyaan yang Aku tanyakan pada orang lain, semakin Aku yakin kalau Aku berbeda.

Setiap orang berpikir berbeda. Dan Aku sedang mencoba untuk menempatkan diri ku di sana.

Orang melakukan 'x' ketika berkencan, jadi Aku harus melakukan 'x' kan? Bahkan teman ku melakukan x, y, z, jadi Aku harus melakukannya kan? Karena masyarakat mengatakan bahwa y dan z merupakan usaha yang lebih. Aku selalu lompat dengan kedua kaki.

Apa yang salah adalah Aku mencoba untuk melakukan apa yang orang lain lakukan, namun itu tidak bekerja dengan baik karena Aku seperti memasukan kotak kayu pada lubang lingkaran. Lalu apa yang Aku lakukan?

Aku menyadari siapa diri ku. Aku mencari tahu siapa diri ku. Aku menemukannya. Mencari diri sendiri jauh lebih penting dibandingkan dari ucapan orang lain.

Setelah itu? Aku mulai berkenalan dengan orang yang Aku sukai dan yang tidak. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut, karena terkadang Anda akan berkenalan dengan seseorang yang tidak Anda sukai dan belajar menghindari mereka.
Sebelum Aku sadar, Aku sering berteman dengan setiap orang. Aku berkencan dengan setiap wanita yang ku temui.. dengan harga yang tidak sedikit. Terkadang Aku hanya perlu untuk menjadi diri sendiri untuk menjadi orang yang lebih baik.

Dari situ Aku bertemu dengan istri ku. Dan Dia membuatku terkesima.

Dia cerdas, hangat, sabar dan penuh cinta. Aku tidak akan pernah bertemu dengan nya jika Aku tidak menjadi diri ku sendiri. Aku mungkin akan terus duduk termenung, menyalahkan dunia akan masalah ku dan tidak pernah mengambil tindakan apapun.

Via  therelationshipblogger.com