.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Lakukan Empat Hal Ini Bila Anda Di Curangi



Kita semua pernah dicurangi atau dikhianati. Kita percaya pada seseorang, namun ternyata ia mencurangi atau melukai kita.  Pengalaman yang menyakitkan, tapi hampir semua orang mengalaminya. Berikut ini hal yang bisa Anda lakukan dalam diri Anda:

Maafkan Diri Anda Sendiri
Reaksi pertama adalah jengkel terhadap diri sendiri, "Mengapa saya begitu bodoh sampai tertipu!" “Mengapa saya tidak memeriksanya?” Maafkan diri Anda sendiri. Tertipu dan kehilangan bisa terjadi pada siapa saja.

Sabar
Sabar bukan berarti menerima tanpa berusaha, tetapi tidak melakukan balas dendam atau menipu balik.  Sabar berarti sanggup menerima kenyataan bahwa keadilan mungkin butuh waktu. Bahkan mungkin tidak bisa terjadi dalam seminggu, sebulan, setahun atau pada masa hidup Anda. Tetapi yakinlah, setiap orang harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dan pada akhirnya ada “Hakim yang Maha Adil” yang akan memperhitungkan semuanya.

Relakan & Maafkan
Kadang apa yang dicuri tidak akan pernah kembali, hutang tidak akan dilunasi, uang dibawa lari, pacar ditikung teman sendiri. Pada titik tertentu, kita perlu merelakan dalam hati bila kita tidak mau masuk tahap stres lalu depresi. Katakan pada diri Anda, “Kasihan orang itu tidak mengerti kebenaran. Saya doakan dia bertobat.  Tidak apa-apa, Tuhan akan berkati saya dengan cara lain.” Memang sakit untuk merelakan, tetapi akan lebih sakit bila kita menyimpannya terus-menerus.
Jangan Berubah
Rasanya sulit untuk memercayai orang lain lagi setelah Anda kena tipu. Ada rasa curiga terhadap setiap orang. Atau Anda jadi pemarah karena menyimpan kekesalan akibat tertipu. Tetapi jangan mengubah diri Anda karena apa yang orang lain lakukan pada Anda. Tetaplah jadi orang yang jujur, pemaaf dan menyenangkan. Namun kali ini Anda perlu lebih berhati-hati memeriksa dan mengenali tanda-tanda yang mencurigakan (Esther Idayanti)

Mengampuni Berarti Melepaskan Masa Lalu (Gerald Jampolsky)