.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Enam Ucapan yang Bisa Hancurkan Kredibilitas Anda


Membangun kredibilitas bukan hanya sekedar memperlihatkan kepintaran atau keahlian Anda. Kredibilitas datang dari keseimbangan antara rasa percaya, simpati, dan penilaian yang baik. Semua itu perlu di pelihara dalam hubungan Anda dengan klien.

Untuk membantu Anda menghindari hal yang bisa menganggu kredibilitas Anda, berikut adalah kumpulan dari enam ucapan yang bisa membahayakan dan menjatuhkan kredibilitas Anda.

1. "Taktik ini Dijamin Bisa Menaikkan Keuntungan Hingga 60%"
Hindari melebih-lebihkan atau memberikan harapan besar ketika menawarkan jasa Anda. Klien Anda bisa mencium kebohongan dari jauh, dan itu bisa membuat mereka menjauhi Anda.
Memberikan hasil yang tidak sesuai tidak akan meningkatkan kredibilitas Anda, itu hanya akan membuat mereka mempertanyakan apakah Anda bisa memberikan hasil jujur pada bisnis mereka.

Meskipun Anda memang bisa memberikan hasil seperti yang Anda bilang, hindari pengunaan "dijamin" atau "pasti". Karena kata-kata itu terdengar seperti kebohongan dan terlalu memaksa.

Fokus pada menjelaskan apa hasil yang bisa Anda berikan. Jika Anda Memberikan penjelasan mengenai kelebihan Anda, daripada memberikan janji - janji, maka klien Anda akan lebih percaya dengan kemampuan Anda.

2. "Maaf Aku Tidak Bisa Menyelesaikannya di hari Rabu, ada Urusan Mendadak."
Ketika tindakan Anda tidak sesuai dengan ucapan Anda, maka Anda mengalami yang disebut "Celah Kredibilitas."

Cara untuk menghindari celah tersebut dimulai dengan memberikan waktu yang sesuai dengan perkiraan, dan berkomunikasi dengan klien untuk mengabari jika ada sesuatu yang salah atau hal yang tidak terduga.

Jika ternyata batas waktu tidak bisa tercapai, jangan panik. Bukan hal yang umum terjadi masalah yang tidak terduga menjelang pengerjaan proyek, namun jika Anda tetap transparan dan berkomunikasi dengan klien Anda, maka kredibilitas Anda akan tetap terjaga.

3. "Teknologi ini di sebut bla bla bla."
Kredibilitas memerlukan komunikasi yang tersedia dan jelas, dan tidak ada pengunaan jargon atau istilah atau singkatan. Kata yang terlalu rumit dan berbagai istilah tidak akan membantu Anda terhubung dengan klien Anda, mereka hanya menciptakan penghalang.

Orang terkadang akan mengunakan berbagai istilah hanya untuk terdengar pintar atau update, namun realitas nya, ini bisa menyakiti kredibilitas Anda.

Jika Anda sering mengunakan istilah atau jargon secara berlebihan, ini bisa menghilangkan kegunaan dari pesan Anda dan memberikan banyak kebingungan. Selain itu pengunaan istilah atau jargon berlebihan bisa di nilai sebagai Anda tidak mau atau tidak mampu memberikan penjelasan yang mudah dan secara langsung kepada klien Anda.

4. "Meski hasilnya terlihat buruk sekarang, tapi taktik ini bekerja dengan baik bagi klien kami yang lain."
Menghindari atau mencari alasan bukan lah cara terbaik untuk menutupi kegagalan Anda. Klien Anda menyewa jasa Anda karena mereka mengira keahlian Anda akan membantu bisnis mereka, dan ketika Anda tidak mengakui kegagalan yang terjadi, maka Anda jatuh pada hal yang di sebut "bias konfirmasi."

Bias konfirmasi terjadi ketika Anda mengira semua hasil, bahkan yang tidak jelas atau tidak memiliki bukti, sebagai konfirmasi dari kepercayaan Anda. Ini menyebabkan Anda untuk tidak bisa melihat kemungkinan lain yang bisa memberikan manfaat bagi klien Anda dibandingkan yang Anda gunakan saat ini.

Dengan kata lain, Anda terlalu fokus untuk menerapkan strategi tertentu yang tidak memiliki bukti jelas akan keberhasilan nya.

5. "Aku hanya merasa cara ini tidak akan berhasil."
Semua orang yang pernah bekerja dengan klien, terutama yang terjebak dengan putaran revisi tiada akhir yang sepertinya tidak pernah membuat mereka bahagia. Anda ingin memastikan kalau pendapatan profesional Anda bisa terpakai dengan baik, namun penting untuk menahan diri dengan keputusan klien Anda.

Jika Anda selalu menolak setiap masukan atau ide dari klien Anda, mereka akan berpikir jika Anda tidak meluangkan waktu untuk mempertimbangkan pandangan mereka. Menolak tanpa memberikan kejelasan akan membuat Anda seperti orang yang reaktif dan tidak bisa berkomunikasi, dan itu menurunkan kredibilitas Anda.

Salah satu cara terbaik adalah dengan membuat klien Anda merasa nyaman dan di hormati adalah ketika Anda tidak tahu dengan pasti jawaban yang benar, maka berikan klien Anda kemampuan untuk memutuskan dengan pasti.
6. "Apa itu masuk akal?"
Perkataan ini memiliki peluang untuk merusak kredibilitas Anda, ketika Anda memberikan presentasi atau pernyataan di sertai dengan, "Apakah itu masuk akal?" maka Anda memberikan dua arti negatif yaitu "Tidak pasti" dan "Keraguan."

Tidak hanya perkataan ini membuat Anda terlihat tidak yakin dengan yang Anda bicarakan, itu juga mempertanyakan kemampuan klien Anda, dan ini bukan cara yang baik untuk membangun hubungan yang positif.

via : blog.hubspot.com