.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Empat Alasan Pria Akhiri Hubungan Pasangannya


Jika Anda baru saja putus cinta, Anda mungkin bertanya apa yang menjadi penyebabnya. Ketika seorang pria putus dengan kekasihnya, ada beberapa alasan yang bisa menjadi sebab. Mungkin kebiasaan Anda salah satu alasan nya atau bisa jadi sesuatu yang berbeda.

Berikut adalah beberapa alasan umum mengapa Dia memutuskan untuk mengakhiri hubungannya.

1. Dia Merasa Tertekan
Apakah Anda terlalu banyak menuntut dalam berhubungan? Kebanyakan pria tidak suka merasa di tekan untuk berada dalam hubungan yang serius jika mereka merasa belum siap. Jika Anda terus memaksakan untuk berkomitmen serius bahkan saat Dia merasa sedikit ragu, maka Anda merupakan orang yang menjadi penyebab mengapa putus nya hubungan bisa terjadi.
2. Dia Tidak Merasa Dihargai
Pria perlu untuk di hargai sebanyak rasa cinta Anda kepadanya. Jika Anda sering merendahkannya, ini tidak hanya akan membuatnya marah namun juga merasa kurang dihargai. Dr. Emerson Eggerichs mengatakan pria dan wanita perlu dihargai dan dicintai, namun pria bereaksi berbeda ketika mereka merasa tidak dihargai, dan ini merupakan penyebab banyaknya hubungan yang berakhir.

3. Dia Merasa Tidak Ada Kecocokan
Ketidakcocokan berakhir dalam banyaknya pertengkaran. Jika tidak ada kedamaian dalam hubungan Anda, suatu saat hubungan tersebut akan berakhir. Gaya hidup yang berbeda, Penilaian berbeda, dan cara mengatur uang yang berbeda bisa merusak hubungan Anda.

Kecocokan adalah kunci untuk hubungan bertahan lama. Namun Anda tidak perlu khawatir jika Anda merasa tidak cocok dengan pasangan Anda, karena yang perlu di fokuskan adalah bukan apakah Anda cocok dengan pasangan Anda, melainkan seberapa cocok Anda dengan pasangan Anda.

4. Orang Ketiga yang Tepat Hadir dalam Hubungan 
Jika Anda dan pasangan Anda baru saja jadian setelah Dia memutuskan hubungan dengan orang lain, maka ini bisa jadi merupakan hubungan pelarian.
Banyak orang, pria maupun wanita yang buru - buru mencari cinta baru setelah putus hubungan. Mereka mengira kalau mereka sudah beralih dari cinta lama mereka dan siap untuk menerima cinta yang baru.

Ketika mereka mendapatkan cinta baru dan pasangannya menginginkan komitmen serius, mereka mundur karena merasa tidak siap untuk serius dengan cinta baru tersebut. Mereka bukan orang yang jahat, namun hanya terdorong oleh perasaan dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.

via: airsassociation