.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Tiga Hal Dapat Bantu Menyelesaikan Pekerjaan yang Belum Selesai


Tentunya ada hal-hal yang belum kita selesaikan tahun ini. Ada buku yang baru setengah dibaca, renovasi setengah jadi, skripsi yang tertunda, pertemuan yang belum dilakukan, dll. Lalu bagaimana?

Tanya Apa
Buat daftar hal-hal apa yang belum Anda lakukan atau selesaikan. Lalu tanyakan pertanyaan ini, “Apakah hal ini masih penting bagi saya?” Karena Anda telah menundanya tahun ini atau sebenarnya terbawa dari beberapa tahun lalu, maka pikirkan apakah masih perlu menyelesaikannya. Coret dari daftar bila tidak lagi dianggap penting. Atau, lanjutkan dengan pertanyaan berikut ini bila hal itu harus dilanjutkan.

Tanya Mengapa
Bila ada hal yang belum selesai, tanyakan mengapa Anda tidak menyelesaikannya. Apakah karena kehilangan inspirasi dan semangat?  Apakah karena tidak ada sumber daya? Atau karena terlalu banyak hal dalam daftar hal-hal yang harus Anda akukan?  Jawaban dari pertanyaan ini menentukan bagaimana Anda membuat strategi untuk menyelesaikan hal-hal yang memang harus diselesaikan.

Tanya Kapan
Salah satu kesalahan kita adalah ingin melakukan semuanya dalam satu saat. Anda akan merasa kewalahan memulai tahun baru dengan setumpuk hal-hal yang harus dilakukan atau ingin Anda lakukan. Jadi buat prioritas dan jadual supaya hal-hal terpenting diselesaikan.
Sebenarnya walaupun kita hidup 100 tahun dan bekerja 24 jam sehari tanpa libur, tetap saja ada hal-hal yang belum selesai. Intinya sebetulnya bukanlah menyelesaikan semua hal, tetapi menyelesaikan panggilan kita, yaitu bagian yang Tuhan tetapkan untuk kita lakukan selama hidup kita di dunia ini. Temukan apa yang Tuhan ingin Anda lakukan, dan selesaikan! (Esther Idayanti)

Mulai dengan Kuat, Jalani dengan Kuat, dan Selesaikan dengan Kuat, Ingat Mengapa Anda Dulu Memulainya (Ralph Marston) 

Penulis : Esther Idayanti