.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Sembilan Pertanyaan Penting untuk Istri dalam Sebuah Pernikahan


Pernikahan bukan berarti harus melakukan yang benar setiap saat, melainkan bagaimana agar bisa berkembang. Anda tahu mengenai suami Anda, Anda mencintai nya, namun hidup mungkin akan memberikan kejutan bagi Anda.

1. Anda Ingin Menjadi Orang Seperti Apa Dalam Pernikahan ini?
Jika Anda tidak tahu apa yang Anda inginkan, maka Anda tidak akan mendapatkannya. Dalam pernikahan, seseorang cenderung berpikir untuk menginginkan pasangan nya menjadi seperti apa, namun mereka terkadang melupakan mengenai diri nya sendiri.

Biasanya ini muncul ketika Anda frustasi dengan kelakuan pasangan Anda. Anda adalah bagian dari pernikahan Anda dan jika Anda tidak memutuskan bagaimana Anda ingin menjadikan pernikahan tersebut, maka biasanya Anda fokus pada masalah di hubungan Anda, dan bukannya mencari solusi.
2. Apa yang Anda Sembunyikan?
Tahukah Anda kalau kebanyakan wanita mengakui kalau teman perempuan mereka mengenal mereka dibandingkan suaminya?

Kedekatan tidak hanya sekedar hubungan seksual. Dan jika Anda memberitahukan bagaimana perasaan Anda daripada menyembunyikannya, maka tidak hanya Anda akan merasa terhubung dengan Dia, tapi hubungan seksual Anda akan terasa lebih baik.

3. Apakah Anda Menerima Perasaan Anda Sendiri?
Terkadang dalam sebuah pernikahan, wanita akan mengeluh kalau pasangan mereka tidak mengetahui "diri mereka". Namun bagaimana bisa mengharapkan pria untuk mengerti jika para wanita tidak mengetahui diri mereka sendiri?

Anda menyembunyikan perasaan Anda karena malu dan rasa bersalah di sertai perasaan negatif untuk menghindari perasaan tidak aman. Perasaan tersebut terkadang tersembunyi dengan baik, bahkan Anda sendiri tidak mengetahui nya.

Jadi ketika lain kali Anda kesal mengenai sesuatu pada pernikahan Anda, daripada mengharapkan suami Anda untuk membaca pikiran Anda dan menerima perasaan Anda, coba untuk menerima perasaan dan diri Anda sendiri terlebih dahulu.

4. Apa yang Anda Takuti?
Wanita akan mengeluh atau marah kepada suami mereka, namun jika di pikirkan, perasaan ini biasanya disebabkan oleh rasa takut pada diri mereka.

Berhemat dengan menghindari terapi dan tanyakan pada diri Anda apa yang Anda takuti ketika lain kali Anda marah. Jika rasa takut itu berhubungan dengan hubungan Anda, mengapa tidak berbagi dengan suami Anda dan menghilangkan nya.

5. Peran apa yang Sedang Anda Mainkan?
Pernahkah Anda mengamati suami Anda? Anda mungkin merasa suami Anda terlalu santai, atau mungkin terlalu kaku? Lalu peran apa yang sedang Anda mainkan?

Terkadang Anda mungkin merasa iri dengan suami Anda, tapi mungkin saja itu terjadi karena peran yang sedang Anda mainkan, bertolak belakang dengan peran suami Anda, ketika Anda merubah peran Anda, maka sikap dan perasaan terhadap suami Anda juga akan berubah.

6. Apa Harapan Tidak Realistis Terhadap Suami Anda?
Anggap saja seperti permainan. Ambil secarik kertas dan tulis setiap harapan yang tidak realistis yang Anda inginkan dari suami Anda. Setelah itu lihat dan tertawalah jika hal tersebut terasa lucu.

7. Apa Harapan Tidak Realistis Terhadap Diri Anda?
Sama seperti di atas, apa harapan tidak realistis yang Anda harapkan dari diri Anda sendiri, apakah Anda ingin kuat dalam berhubungan seks, memiliki tabungan dan duit yang banyak?

Ambil secarik kertas dan tulis dengan jujur semua hal tidak realistis yang Anda harapkan pada diri Anda dan tertawalah ketika hal tersebut terasa lucu bagi Anda.

8. Apa yang Baik Dalam Pernikahan Anda?
Pada umumnya dalam pernikahan, orang cenderung fokus pada apa yang salah. Apa yang Anda pikirkan dan perhatikan untuk berkembang. Jadi habiskan waktu untuk menyadari dan memperhatikan apa yang benar dibandingkan yang salah. Dengan begitu hubungan Anda bisa berkembang dengan pesat.

9. Jika (Dia) tiada, Apa yang Akan Anda Rindukan?
Kita cenderung untuk tidak menyadari apa yang kita miliki sebelum hal tersebut hilang. Luangkan sedikit waktu untuk mempertimbangkan apa yang akan hilang jika pasangan Anda tiada, untuk memberikan Anda kesempatan untuk bersyukur dengan apa yang Anda miliki saat ini.
Banyak sekali yang tidak menyadarinya sampai mereka sudah kehilangan, dan hal tersebut tidak akan pernah bisa di dapatkan kembali.

Jadi syukuri semua yang Anda miliki. Bahkan semua cucian piring yang ada di dapur Anda.

Pernikahan bukanlah mencari siapa yang benar, atau melakukan apa yang benar. Tidak ada yang benar atau salah dalam melakukan sesuatu, akan ada naik turun dalam kehidupan. Namun pernikahan Anda adalah cara terbaik bagi Anda untuk tumbuh sebagai individual.

via edithwest.com