.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Ketika Galau ala Sosial Media Membawa Bencana


Justin Carter (19 tahun) dari Texas sedang menanti hukuman setidaknya 10 tahun penjara karena postingannya di Facebook bahwa ia akan “menembak taman kanak-kanak.” Ia ditahan dengan tuduhan membuat ancaman teroris. Justin sangat menyesal, dan sang ayah berkata bahwa Justin posting karena emosi akibat dihina seorang rekannya, dan ia tidak memikirkan dampaknya.

Sosial media kini jadi tempat luapan emosi dan curhat. Orang posting kemarahan, patah hati, sebal dengan atasan, hingga persoalan rumah tangga. Berhati-hatilah, walaupun mungkin curhatan Anda tidak membawa Anda ke penjara, namun bisa membawa masalah lain.

Mencari Simpati 
Adalah salah satu alasan mengapa orang posting masalah mereka di sosmed. Alih-alih mendapat simpati, orang akan berpikir bahwa Anda mencari perhatian, alay, atau cengeng. Lalu mereka akan menjauh dari Anda, karena salah-salah kasus mereka akan muncul di postingan Anda! Mereka ragu untuk menjadikan Anda sahabatnya.

Salah Sasaran
Postingan Anda dapat dibaca oleh siapapun juga, termasuk orang-orang yang tidak tahu masalah sebenarnya. Orang akan membuat kesimpulan sendiri dan menebak siapa yang membuat Anda galau, padahal belum tentu benar. Yang lebih gawat, bila ternyata orang yang membuat Anda galau tidak peduli, tapi sahabat Anda berpikir bahwa postingan itu adalah tentang dia! Hubungan baik yang terbina bertahun-tahun bisa putus dalam hitungan detik gara-gara postingan Anda di sosmed.
Penyesalan
Carnegie Mellon University mengadakan studi “I Regretted the Minute I Pressed Share” tentang penyesalan orang-orang dengan postingan mereka sendiri. Kebanyakan postingan itu tentang topik yang sensitif seperti politik, agama, dan “emosional” posting. Termasuk di dalamnya postingan tentang hubungan dengan orang lain menggunakan komentar yang negatif.  Anda mungkin bisa menghilangkannya dari laman Anda, tetapi tidak bisa menghapusnya dari ingatan orang lain (Esther Idayanti)

Katakan Di Hadapan Saya, Jangan Melalui Statusmu