.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Tugas Tersulit adalah Mengasihi Musuh Kita


Jimmy Mizen (16 tahun) dibunuh dengan keji oleh Jake Fahri tahun 2008 di London. Ibu dari Jimmy berkata, “Saya hanya ingin berkata pada orang tua anak itu, saya merasa kasihan pada mereka. Saya tidak marah, hanya kasihan.  Kami punya kenangan yang indah tentang Jimmy, dan mereka punya kenangan buruk tentang anaknya... Orang terus bertanya mengapa saya tidak marah, tapi saya berkata kemarahan itulah yang membunuh anak saya. Kalau saya marah, saya akan menjadi seperti anak itu. Terlalu banyak kemarahan di dunia ini.”  Tahun 2010, keluarga Jimmy membuka sebuah cafe tidak jauh dari tempat Jimmy dibunuh. Keuntungan cafe itu digunakan untuk membangun komunitas dan mengajak anak muda berkarya. Kedua orangtua Jimmy mendapatkan gelar kehormatan dari kerajaan Inggris untuk usaha mereka membangun anak muda.

Tugas tersulit, yang mendekati tingkatan “tidak mungkin” adalah mengasihi musuh kita. Tetapi itu adalah perintah-Nya yang tidak bisa ditawar. Mengasihi orang yang mengancam, memusuhi, menjelek-jelekkan, menipu, menyelingkuhi, hutang tanpa niat membayar kembali, dan mengasihi orang yang sepertinya “tidak mungkin” dikasihi.  Tetapi untunglah perintah itu tidak berbunyi “sukailah musuhmu.” Kita tidak harus menyukai seseorang untuk mengasihinya.  Kita bisa mengasihi seseorang yang sebenarnya tidak kita sukai, dengan cara mendoakan mereka.  Bukan supaya disambar petir, tetapi benar-benar mendoakan kesejahteraannya. Kita bisa berusaha mengerti mengapa ia bersikap dan bertindak seperti itu.  Kita tidak membalas dendam, tetapi berbuat baik kepadanya, contohnya mengirim kue saat ia ulang tahun.
Kasih lebih kuat dari kebencian. Kasih sanggup meluluhkan hati yang keras, bahkan mengubah masa depan sebuah keluarga (dan bangsa), karena kasih adalah esensi Tuhan sendiri (Esther Idayanti).

Membalas Kebencian dengan Kebencian Hanya Melipatgandakan Kebencian... Kebencian tidak dapat Mengusir Kebencian, Hanya Kasih yang Dapat Melakukannya (Martin Luther King Jr.)