.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Empat Hal yang Disebabkan Oleh Asumsi yang Salah


Setiap orang memiliki kecenderungan berasumsi, yaitu mengambil kesimpulan sebelum mengeceknya. Sebuah buku pasti bagus karena penulisnya terkenal. Lulusan S2 pasti lebih pintar dari lulusan S1. Orang berpakaian tertentu punya karakter tertentu.

Merusak Hubungan
Teman cemberut, kita kira sebal dengan kita, padahal mungkin di rumahnya sedang ada masalah. Kita berasumsi karena kita tidak memiliki keberanian untuk bertanya. Lalu kita bicarakan dengan orang lain dan jadilah gosip.

Menghilangkan Kesempatan.
Contohnya tidak berani melamar karena berpikir bahwa latar belakangnya tidak memenuhi syarat.

Membangkitkan Ketakutan
Orang takut naik pesawat karena takut jatuh. Padahal lebih banyak orang mati karena menyeberang jalan daripada naik pesawat. Cek fakta sebelum berasumsi.

Menyebabkan Kegagalan
Fidel Castro, pemimpin Kuba barusan meninggal dalam usia 90 tahun. Seumur hidupnya ia berusaha membangun sebuah negara komunis, tetapi sampai hari terakhirnya ia tidak melihat komunisme dapat menyejahterakan bangsanya. Satu demi satu negara  komunis beralih menjadi kapitalis, seperti Rusia dan Cina, karena satu alasan: apapun yang dibangun di atas asumsi yang salah tidak akan berhasil. Apa asumsi yang salah dari faham ini? Bahwa orang ingin kolektif dan semua sama rata sama rasa, itu yang dianggap keadilan. Padahal manusia ingin kebebasan berkreasi, ada egoisme untuk lebih maju dari yang lain, dan ingin dihargai usahanya bila ia memang bekerja lebih rumit dari yang lain.
Daripada berasumsi, lebih baik BERTANYA mengapa ia tidak membalas telepon Anda? Atau mengapa ia "unfriend" Anda? Apakah klien atau pasangan Anda merasa cukup diperhatikan?  Selain itu PERIKSALAH asumsi-asumsi yang Anda miliki, apakah memang benar demikian, daripada kita kehilangan kesempatan dan mendapat masalah gara-gara hal itu. (Esther Idayanti)

SEBELUM berasumsi, CARI FAKTANYA. SEBELUM menghakimi, MENGERTI MENGAPA. SEBELUM menyakiti orang lain, RASAKAN. SEBELUM bicara, PIKIR DAHULU