.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Empat Guna Memiliki Hati yang Bersyukur


Seorang pendeta Skotlandia, Alexander Whyte, dikenal dengan doa-doanya yang menguatkan dan selalu mengucap syukur untuk berbagai hal. Suatu Minggu pagi, cuaca sangat buruk, dan salah satu jemaat berpikir, “Pasti ia tak dapat mengucap syukur pada Tuhan untuk hari yang sangat buruk ini.” Tetapi ternyata Alexander berdoa, “Kami berterima kasih ya Tuhan, karena cuaca tidak selalu seperti ini.”

Bagaimanapun keadaan kita, selalu ada hal yang bisa kita syukuri, karena bersyukur tidak tergantung keadaan, melainkan keputusan kita untuk mencari hal-hal yang baik dan berterima kasih pada Tuhan untuk hal itu. Berbagai penelitian mengatakan bahwa menghitung berkat meningkatkan keadaan kejiwaan, emosi dan fisik kita.

Kesehatan Emosi
Kesehatan Emosi meningkat karena mengurangi emosi negatif seperti iri, frustrasi, penyesalan dan kebencian.  Mengucap syukur meningkatkan
kebahagiaan dan mengurangi depresi.  Tidak mungkin menjadi negatif bila kita mengucap syukur.

Tidur Lebih Nyenyak
Studi oleh Applied Psychology: Health and Well-Being menyatakan bahwa menulis jurnal ucapan syukur selama 15 menit sebelum tidur membuat Anda tidur lebih nyenyak dan lama.

Meningkatkan Self-Esteem
Karena orang yang mengucap syukur tidak iri dan membandingkan diri dengan orang lain. Ia bersyukur untuk apa yang ia miliki, dan bisa menghargai prestasi orang lain.

Menguatkan Mental
Penelitian pada mantan tentara perang Vietnam dan korban teroris WTC 11 September menyatakan bahwa orang yang mengucap syukur lebih rendah tingkatan traumanya dan mereka lebih tangguh karena mereka bisa mengucap syukur bahkan dalam keadaan yang terburuk sekalipun.
Daripada komplain apa yang belum Anda dapatkan, fokuskan pada apa yang Anda miliki. Sikap “mengucap syukur” adalah cara termudah meningkatkan kepuasan Anda terhadap kehidupan ini (Esther Idayanti)

Ketika Seseorang Memiliki Hati yang Bersyukur, Hidup menjadi Sangat Indah (Roy T. Bennett)