.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Berpikir Kritis Membantu Membuat Keputusan yang Tepat dan Efektif


Bila Anda seorang pemikir, Anda termasuk unik, karena diperkirakan hanya 5% orang yang berpikir, 10% berpikir bahwa mereka berpikir, dan 85% lainnya lebih memilih mati daripada berpikir!

Banyak orang mendengar informasi lalu mengingatnya, bereaksi, atau menerimanya dan langsung terpengaruh olehnya tanpa dipikir.  Padahal tidak semua yang kita dengar itu benar. Semua perlu dipikirkan dan diproses. Kita perlu berpikir kritis, yaitu mengembangkan kemampuan berpikir jernih, rasional, sehingga Anda menjadi seorang pembelajar yang aktif, bukannya menelan semua mentah-mentah. Kata Einstein, “Pendidikan bukanlah belajar tentang fakta, tetapi melatih untuk berpikir.”

SIAPA sumber informasi itu? Apa latar belakangnya?

APA yang ia katakan? Apakah ia menyampaikan fakta atau opini? Apakah ada fakta yang terlewatkan?

DI MANA dia mengatakannya? Dalam kesempatan pribadi atau di depan umum? Apakah ada kesempatan untuk orang memberi tanggapan?

MENGAPA ia mengatakannya? Apakah ia menjelaskan alasannya? Apakah masuk akal? Apakah tujuannya untuk menjatuhkan atau membangun?

BAGAIMANA ia mengatakannya? Dengan senang, susah, marah, benci, tidak peduli dll.

EGO DAN EMOSI tidak dapat membantu proses berpikir kritis. Bila ego dan emosi tinggi, Anda tidak menganalisa melainkan defensif atau menghakimi.
Berpikir kritis membantu membuat keputusan yang tepat dan efektif. Orang yang mampu berpikir kritis jarang terjerat tipuan dan hasutan. Sebaliknya, tanpa berpikir kritis, seseorang menganggap semua yang didengarnya adalah kebenaran, lalu ia tersesat (Esther Idayanti)

Anda Boleh Percaya pada APa yang Ingin Anda Percayai. Tapi Jangan Percaya pada Semua yang Anda Baca Tanpa Mempertanyakannya (Pauline Baynes)