.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Saya harus Melakukannya Karena Itu Tanggung Jawab Saya


Pembawa bendera dalam pembukaan olimpiade Beijing 2008 lalu adalah Yao Ming, pemain basket terkenal, dan Lin Hao, seorang pelajar berusia sembilan tahun. Lin Hao adalah pahlawan nasional China. Ia adalah seorang murid SD di Shichuan yang terkena gempa berkekuatan 8 skala Ritcher, yang memakan korban 69.000 jiwa. Lin Hao selamat dan keluar dari reruntuhan bangunan sekolahnya. Namun ia masuk kembali ke gedung, merangkak di antara reruntuhan untuk menyelamatkan dua temannya. Ketika ditanya mengapa ia mau mengambil resiko yang begitu besar sehingga ia terluka, Lin Hao berkata, “Saya harus melakukannya. Saya adalah petugas kelas. Itu tanggung jawab saya.”  

Anak ini jauh lebih bertanggung jawab dari sebagian besar kita. Tanggung jawab kita sebenarnya bukan hanya untuk diri sendiri dan keluarga saja, tetapi juga untuk “teman sekelas” kita.  Kita bertanggung jawab untuk memelihara orang-orang yang tidak mampu memelihara dirinya sendiri dan yang menderita.  Mereka adalah sesama kita. Kita bertanggung jawab memberi kembali pada masyarakat. Kita tinggal di dalamnya.  Kita bertanggung jawab untuk menjaga kesatuan dan membangun bangsa ini. Kita mendapatkan penghasilan dari negeri ini.  Alasannya hanya satu, karena kita telah menerima terlebih dahulu. Kita menerima kesehatan dan kepandaian dari Tuhan sehingga bisa bekerja mendapatkan penghasilan. Dari lahir kita menerima bantuan dari orang lain. Kita diberi kesempatan berusaha di bangsa ini. Hanya orang egois yang menerima dengan cuma-cuma lalu menggunakannya untuk diri sendiri (Esther Idayanti).
Setiap Hak Ada Tanggung Jawabnya. Setiap Kesempatan Ada Kewajibannya. Setiap Harta Ada Tugasnya (John D. Rockefeller)