.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Empat Gejala Anda Mengalami Facebook / Media Sosial Depresi


Judul di atas benar-benar sebuah istilah psikologis hasil dari penelitian bahwa ada hubungan antara lamanya seseorang bermain Facebook dan gejala depresi. Penggunaan sosial media meningkatkan gangguan “mood” terutama pada remaja. Psikolog Jean M. Twenge of San Diego State University meneliti gejala depresi dalam remaja, ternyata angkanya jauh lebih tinggi dari tahun 1980an. Sekitar 74% remaja mengalami gangguan tidur dan saat ini jumlah remaja yang membutuhkan bantuan ahli kejiwaan meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 1980an. Gejala Facebook Depression tidak hanya terjadi pada remaja, tetapi juga orang dewasa.

Tak Terhubung
Dunia terhubung dengan sosial media dan SMS. Setiap hari ada 23 milyar pesan. Walaupun kita selalu online, dan punya banyak teman di sosial media, ternyata “berteman” cara ini tidak dapat memuaskan kebutuhan kita yang sebenarnya untuk terhubung dengan manusia lain secara langsung.

Perbandingan Sosial
Penyebab gejala depresi lainnya yaitu “social comparison,” membandingkan kehidupan kita dengan orang lain karena semua postingan mereka terlihat mengesankan dibandingkan kehidupan nyata kita.

Buang Waktu
Facebook Depression ini juga disebabkan karena orang merasa bahwa waktu yang mereka habiskan di depan layar sebenarnya sia-sia, tidak berarti.
Perilaku
Penggunaan sosial media juga ada hubungannya dengan perilaku menyimpang, seperti ketagihan, turunnya prestasi akademis, penggunaan narkoba, kekerasan, dan seks bebas.

Walaupun ada juga manfaat bermain sosmed, tapi sebaiknya buka sosmed secukupnya saja, setelah itu ajak teman-teman ngopi atau makan-makan. Dijamin Anda lebih senang! (Esther Idayanti)

Media Sosial adalah Alat yang Luar Biasa, Tetapi Pertemuan Tatap Mukalah yang Memberi Dampak Jangka Panjang (Felicia Day)

Image : www.news.com.au