.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Empat Alasan Mengapa Suka Menunda


Ada sebuah bank yang membagikan US$ 86.400 setiap pagi, tetapi setiap malam uang yang tidak digunakan akan hangus. Sudah pasti Anda akan menghabiskan uang itu sebaik-baiknya. Sebenarnya memang ada, bank itu adalah bank waktu yang memberi Anda 86.400 detik setiap hari. Kalau Anda gagal menggunakannya dengan baik hari itu, malamnya sudah hangus.  Nyatanya ada orang yang memboroskan waktu dengan menunda. Sekitar 20% orang di dunia ini punya kebiasaan menunda: menunda membayar tagihan, mengerjakan tugas, memulai sesuatu dll.  Padahal menunda berarti mengurangi waktu, dan menyebabkan hasil tidak optimal. Menunda juga menambah stres dan mengganggu kesehatan, selain menjengkelkan teman kerja yang terkena dampaknya.

Waktunya Belum Tepat
Sebenarnya tidak ada “waktu yang tepat” untuk melakukan segala sesuatu. Waktu yang tepat adalah “sekarang!”

Menunggu "Mood"
Mereka berpikir bahwa supaya pekerjaan bisa berhasil baik, mereka harus merasa “suka” mengerjakannya. Tetapi kalau menunggu perasaan “suka” tidak akan selesai, karena pada dasarnya kita menghindari hal-hal yang tidak kita sukai.

Takut Sukses
Menurut Denis Waitley, ada orang-orang yang menunda karena takut sukses. Mereka tahu sukses diikuti tanggung jawab yang besar dan kerja keras. Karena itu mereka berkata, “Suatu hari saya akan...”
Tidak Menghargai Diri Sendiri
Kalau Anda menghargai diri sendiri, baru Anda bisa menghargai waktu Anda dan tidak lagi menunda (Esther Idayanti)

Menunda Mematikan Kesempatan, Produktivitas dan Motivasi Anda