.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Hati Nurani yang Bersih Menghilangkan Rasa Bersalah dan Malu


Dalam Departemen Keuangan Amerika Serikat ada yang namanya “Conscience Fund” atau Dana Nurani, yang menerima sumbangan sukarela dari orang-orang yang merasa bersalah. Rekening dana ini dimulai tahun  1811. Ada seseorang yang mengirimkan 9 sen karena ia menggunakan ulang perangko seharga 3 sen. Ada juga yang mengirimkan $40.000 dalam beberapa kali cicilan untuk membayar kembali $8.000 yang dicurinya. Kadang pengirimnya memang benar-benar bertobat, tapi ada juga yang mengirimkan surat, “Dear Kantor Pajak, saya tidak bisa tidur tiap malam karena saya curang dalam pelaporan pajak tahun lalu. Terlampir adalah cek sejumlah $1.000. Kalau saya masih belum bisa tidur juga, saya akan kirimkan sisanya.”

Satu-satunya orang yang tidak bisa dibohongi adalah diri Anda sendiri. Walaupun tidak ada yang melihat dan tidak akan terbongkar, bila Anda melanggar kebenaran maka hati nurani Anda akan berteriak keras-keras sepanjang waktu membuat Anda tidak bisa tidur nyenyak. Dari hal yang sepele seperti bergosip, hingga hal serius seperti korupsi, perselingkuhan, pembunuhan, nurani tidak bisa dibungkam. Alfred Korzyybski berkata, “Tuhan mungkin mengampuni dosamu, tetapi sistem syarafmu tidak akan mengampunimu” sebelum kita membersihkannya dengan pertobatan, restitusi (membayar kesalahan) dan perubahan.
Hati nurani yang bersih menghilangkan rasa bersalah dan malu. Dengan hati nurani yang bersih, kita hidup dengan berani, yakin dalam doa, dan kuat dalam menghadapi cobaan. Oportunis bertanya, “Apa itu menguntungkan?” Hedonist bertanya, “Apakah itu menyenangkan?” Hati nurani bertanya, “Apa itu benar?” (Esther Idayanti)

Seseorang yang Memenangkan Jutaan Dolar dengan Mengorbankan Hati Nuraninya adalah Seorang yang Gagal (B.C. Forbes)