.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Apakah Anda Salah Pilih Pasangan Hidup?


Tingginya tingkat perceraian saat ini menggambarkan banyaknya orang menyerah di tengah pernikahan. Banyak alasannya, seperti bertemu orang lain, atau saat melihat sifat asli pasangannya, beberapa orang berpikir, “Aku telah salah memilih pasangan…”  Benarkan demikian?

Pasangan yang "Salah" Menjadi Pasangan yang "Benar" Untuk Anda Setelah Menikah
Walaupun mungkin Anda dulu memilih sekenanya, tetapi begitu menikah, pasangan itu menjadi seseorang yang tepat bagi Anda. Alasannya, karena Tuhan akan bekerja melalui  pasangan model apapun juga untuk menyempurnakan karakter Anda.  Tuhan lebih mementingkan karakter dari pada keadaan Anda. Bila Anda bekerja sama dengan Tuhan untuk pembentukan karakter Anda, dapat dipastikan bahwa Anda akan meraih kasih dan kedamaian yang sejati dalam hidup. Tetapi bila Anda menolaknya, seumur hidup Anda akan mengejar “ilusi” sebuah pernikahan yang sempurna.

Anda Telah Memutuskan, Tanggung Jawab Dong
Perbedaan antara orang dewasa dan anak-anak adalah: orang dewasa bisa bertanggung jawab atas pilihannya sedangkan anak-anak lari bila keadaan tidak menyenangkan. Tidak ada yang memaksa Anda menikah. Buktinya, tidak ada yang menggerakkan tangan Anda saat Anda menandatangani surat nikah. Anda sebenarnya bisa mogok tanda tangan saat itu juga. Menikah adalah pilihan Anda.
Menurut Mark Gungor, pernikahan yang sukses adalah MENJADI orang yang tepat dan MELAKUKAN hal yang tepat, bukan MENIKAH dengan orang yang tepat. Karena prinsip kasih, penerimaan, kesabaran dan pengampunan akan selalu berjalan dengan sukses, tidak peduli dengan siapa Anda menikah (Esther Idayanti)

Firman Tuhan Tidak Pernah Menyuruh Kita Menemukan Seseorang yang Dipilih Tuhan, Tetapi Memberi Tahu Bagaimana Hidup dengan Orang yang Telah Kita Pilih (Mark Grungor)

image : www.ejikeinfo.com