.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Sepuluh Cara Miliki Kehamilan Sehat Setelah Masa Tidak Subur


Wanita yang pernah mengalami ketidaksuburan memiliki resiko lebih besar dalam komplikasi kehamilan. Contoh nya, wanita yang berjuang untuk bisa mengandung cenderung memiliki resiko yang lebih besar untuk kelahiran prematur. Hal ini bisa terjadi meskipun mereka tidak mengandung bayi kembar.

Mengkonsumsi obat yang bisa membantu kesuburan bisa meningkatkan kemungkinan untuk hamil bayi kembar, beberapa wanita setelah mengalami sulit masa subur mengharapkan kembar atau triple, namun ini juga memiliki resiko dengan Anda dan bayi And.

Lalu apakah ada cara untuk meningkatkan kesehatan kehamilan? Ada.

Meski tidak mungkin untuk menghilangkan semua resiko yang ada, bahkan pasien yang menjaga kesehatan nya tidak akan lepas dari kesulitan saat kehamilan, namun ada beberapa langkah yang bisa di lakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi kehamilan.
1. Pilih Dokter yang Baik
Setelah melakukan pengobatan untuk kesuburan, para wanita biasanya datang ke gynecologist mereka untuk kehamilan. Namun jika Anda mendapati kembar atau lebih, dokter lama Anda mungkin bukan pilihan terbaik saat ini. Anda mungkin tidak perlu dokter yang menangani resiko tinggi, namun lebih baik memilih seseorang yang berpengalaman dengan kehamilan kembar.

Tanyakan pada beberapa tempat sebelum memutuskan pilihan. Pastikan untuk bertanya dengan dokter kandungan atau grup yang berkaitan dengan kandungan sebagai referensi.

2. Jadwalkan Untuk Pengecekan Kandungan Anda
Pengecekan kandungan mungkin terlihat tidak penting, apakah Anda perlu untuk memeriksa berat badan setiap minggu? Apakah semua pemeriksaan singkat itu penting? Faktanya, semua itu penting.

Beberapa masalah pada kehamilan biasanya tidak terlihat sampai semua nya sudah tidak terkendali.

Contoh nya adalah, ketika Anda mengalami kehamilan dengan tekanan darah tinggi, Anda mungkin akan merasa tak ada perbedaan dengan hari biasa. Jika Anda memiliki tekanan darh tinggi dan protein pada air seni, ini bisa menjadi gejala serius yaitu preeclampsia.

Anda mungkin tidak akan merasakan perubahan berarti, seperti kenaikan berat badan atau pusing di kepala, hingga semua nya terlmabat.

Pengecekan dengan USG biasanya penting ketika memiliki bayi kembar. Beberapa pengunaan ultrasounic saat mengandung bayi kembar harus di lakukan dalam waktu tertentu untuk mendeteksi resiko tertentu. Telat mendeteksi nya bisa menjadi sulit untuk memantau kehamilan Anda.

3. Hilangkan Kebiasaan Tidak Sehat
Kebiasaan yang tidak sehat lebih baik di hentikan saat mengandung. Terutama kehamilan setelah masa tidak subur atau anak kembar. Beberapa kebiasaan tidak sehat harus di hentikan, seperti merokok, minuman keras, dan obat - obatan.

Konsultasikan pada dokter Anda. Jangan menyimpan semua rahasia karena takut atau malu. Beberapa komplikasi pada kehamilan bisa menjadi semakin parah akibat obat, merokok atau minuman keras. Dokter Anda perlu mengetahui semua itu, jadi Dia bisa memantau kandungan Anda lebih teliti.

4. Cari Waktu untuk Istirahat
Mendapatkan waktu tidur yang cukup itu penting saat kehamilan, terutama saat hamil dengan anak kembar. Faktanya, wanita yang tidak mendapatkan cukup tidur memiliki resiko lebih tinggi melahirkan lebih awal.

Terkadang, kehamilan bisa menjadi alasan kurang nya tidur, rasa tidak nyaman, mual, atau khawatir bisa membuat sulit tidur. Investasikan pada bantal yang empuk, coba beberapa makanan ringan sebelum tidur untuk membantu menghilangkan mual, terapi dengan teman untuk menghilangkan rasa khawatir.

Jangan lupa untuk tidur! Tidur tidak hanya untuk bayi, tapi juga orang dewasa, terutama yang sedang hamil.

5. Perhatikan Asupan Gizi
Nutrisi yang sehat terkadang dikaitkan dengan kehamilan yang sehat, terutama ketika mengandung bayi kembar. Anda tidak hanya makan dengan benar, namun juga harus memastikan makan dengan jumlah yang cukup.

Jika Anda mengandung kembar atau lebih, Anda akan memerlukan lebih banyak protein dan kalori. Bicarakan dengan dokter Anda mengenai apa tujuan Anda setiap hari.

6. Minum Air yang Cukup dan Pastikan Tidak Dehidrasi
Dehidrasi bisa menyebabkan kontraksi, yang berujung pada kehamilan prematur.

Hal ini bisa terjadi pada ibu hamil dengan satu bayi, namun resiko jadi lebih besar dengan anak kembar. Cukup minum air terasa sulit ketika mengandung dua atau lebih bayi. Salah satu cara terbaik untuk mengingat minum adalah dengan menyiapkan botol minum kemanapun Anda pergi, bahkan jika berada di rumah atau kantor.

7. Bicarakan Pada Dokter Mengenai Hubungan Seksual Anda
Saat Anda mengandung setelah beberapa bulan atau tahun mencoba, seks bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Beberapa pasangan biasanya menunda berhubungan seks karena takut mengalami keguguran atau melahirkan lebih awal. Ini bisa di mengerti terutama jika resiko yang di hadapi adalah keguguran.

Bicarakan dengan dokter mengenai kekhawatiran Anda, karena bisa jadi Anda menghindari hubungan seks tanpa alasan. Karena hubungan seks itu aman saat mengandung. Pada kasus yang amat jarang terjadi, aktifitas seksual bisa memicu kontraksi atau pendarahan.

Biasanya terjadi saat berhubungan badan, orgasme atau kedua nya.

Dokter Anda bisa saja meminta Anda untuk mengurangi atau absen dari seks sebagai pencegahan jika Anda khawatir mengenai hal tersebut. Namun jika dokter Anda mengatakan kalau berhubungan seks tidak boleh di lakukan, tanyakan secara detail mengapa di larang.

8. Kunjungi Dokter Gigi Anda
Anda mungkin perlu untuk memeriksa kebersihan gigi Anda menjelang kehamilan. Tentu saja tidak perlu sampai mengunakan x-ray. Namun membersihkan gigi tidak hanya aman, namun di sarankan saat mengandung.

Beberapa penelitian menemukan bahwa penyakit gusi bisa meningkatkan resiko melahirkan lebih awal dan bayi dengan berat kurang. Selain itu hormon kehamilan bisa menyebabkan gusi sensitif dan pendarah. Muntah dari mual di pagi hari juga bisa berpengaruh pada gigi Anda. Alasan bagi Anda untuk pergi ke dokter gigi menjelang kehamilan!

Tidak semua penelitian membuktikan hal ini, jadi hubungan antara kesehatan gigi dan kelahiran prematur masih di perdebatkan. Namun, karena membersihkan gigi di nilai aman saat mengandung, dan bisa membantu, kenapa tidak dicoba?

9. Cari Bantuan untuk Depresi dan Kegelisahan
Depresi menjelang kehamilan bisa meningkatkan resiko kelahiran prematur. Penelitian membuktikan wanita yang mengalami depresi menjelang kehamilan memiliki resiko dua kali lebih besar mengalami kelahiran prematur.

Jika Anda mengira sedang depresi, bicarakan dengan dokter Anda mengenai berbagai kemungkinan. Terapi atau dukungan grup bisa membantu banyak orang, namun jika depresi nya terlalu parah, Anda mungkin perlu untuk bermeditasi setelah konsultasi.
10. Ketahui Tanda dan Gejala Kelahiran Prematur
Kelahiran prematur terkadang bisa di hentikan jika Anda mengambil tindakan dengan cepat. Mengetahui tanda dan gejala kehamilan prematur adalah hal yang penting.

Beberapa kemungkinan tanda dan gejala termasuk:
- Biasa atau sering kontraksi, yang menyebabkan rasa tegang di sekitar daerah perut
- Sakit punggung secara terus menerus
- Perasaan tertekan pada panggul atau daerah perut bawah
- Kram seperti yang terjadi saat Anda menstruasi
- Diare
- Pendarah di sekitar kemaluan
- Keluar nya air dalam jumlah banyak (atau air ketuban pecah)

Beberapa gejala di atas bisa membuat bingung karena hampir mirip dengan keluhan yang normal terjadi saat kehamilan. Jika Anda khawatir, akan lebih baik untuk memanggil dokter daripada membiarkan gejala tersebut dan menemukan Anda mengalami kelahiran prematur.

Penulis : Susana Young
Image : www.worldlifestyle.com