.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Ubah Pandangan Tentang Uang dan Kasih Sayang


Banyak orang memandang uang sebagai hal yang penting dalam membangun rumah tangga. Meskipun tidak sepenuhnya salah, namun uang tidak seharusnya di pandang sebagai hal paling penting, melainkan di pandang sebagai sesuatu yang bisa di gunakan untuk mempererat hubungan rumah tangga.

Meski pada awal nya Anda percaya bahwa uang bukanlah hal yang penting dalam membangun rumah tangga, Anda memiliki kepercayaan bahwa keuangan akan membaik seiring dengan waktu, namun realita menendang dengan keras.

Pada tahun pertama pernikahan, kehidupan yang pas - pasan mungkin akan terasa sulit. Terutama jika Anda datang dari keluarga serba berkecukupan. Anda bahkan tidak bisa berpergian karena harus ketat mengikuti anggaran belanja.

Jika Anda membandingkan kondisi Anda dengan saudara atau orang tua, rasa cemburu dan kecewa bisa datang. Yang kemudian bisa menjangkiti Anda dengan rasa khawatir, stress dan frustasi.
Anda bisa memilih untuk menjadi seorang istri yang suka menuntut pada suami, atau diam di sisi nya dan tetap mendukung masa sulit Anda bersama, sambil mempelajari hikmah yang di dapat dari masalah keuangan ini.

Jadilah orang yang suka berterima kasih, bukan nya pengeluh.

Meski Anda tidak memiliki banyak hal dibandingkan orang kaya, Anda memiliki semua yang Anda perlukan. Anda memiliki makanan untuk di makan, pakaian untuk dipakai, dan Anda memiliki kesehatan. Lalu kenapa Anda harus mengeluh?

Biarkan masalah keuangan menjadi lem bagi hubungan Anda.

Sebagai pasangan muda, terkadang masalah keuangan akan memberikan berbagai kesulitan, namun jika Anda bisa menemukan tawa pada kesulitan itu maka tidak diragukan kalau hal itu akan menjadi kenangan indah di kemudian hari.

Bayangkan jika Anda tidak memiliki kesulitan, apa yang bisa menjadi kenangan dalam hidup Anda? Dengan melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, dengan tidak melihat kesulitan, pandangan Anda akan semakin luas dan Anda juga bisa bahagia dalam berbagai situasi.

Jadilah pemberi semangat.

Suami Anda sudah mengeluarkan semua usaha dan waktu nya untuk menjadi penyedia semua kebutuhan keluarga Anda, itu adalah beban yang harus Dia tanggung dan Dia berani menanggung nya. Ketika Dia merasa lemah dan takut, Anda sebagai pasangan hidup nya adalah orang yang pertama kali melihat sisi tersebut.

Semua keluh kesah nya akan terluapkan, dan rasa takut nya akan dibagi bersama Anda, Semangat dan Dukungan Anda akan memberikan tenaga baru bagi nya untuk melanjutkan kembali.

Tidak ada satu orang pun yang sempurna. Karena itu Anda dan Dia bisa saling melengkapi, saling mendukung dan mencintai.

Apakah Anda membutuhkannya?
Satu hal yang menjadi masalah dalam keuangan Anda adalah mengenai apa yang hendak di beli. Rasa iri bisa datang ketika Anda melihat teman atau keluarga memakai barang mahal, melihat tas channel di mall atau yang di pakai artis.

Yang kemudian harus Anda pertanyakan adalah, apakah Anda memang membutuhkan barang itu? Apakah tanpa barang tersebut Anda bisa tetap hidup? Tanyakan pada diri Anda, apakah barang tersebut memang perlu atau tidak.

Ketika realita mengenai masalah keuangan hadir dalam masa awal pernikahan Anda. Pilihan Anda lah yang akan menentukan apakah Anda akan menjadi pendukung bagi suami Anda, atau menjadi pengeluh bagi hidup nya. Semua itu akan menentukan apakah pernikahan Anda bisa bahagia atau tidak.

image : time.com