.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Tiga Cara Temukan Kedamaian Saat Hidup Terasa Berat


Terlalu banyak yang harus di lakukan, tidak cukup waktu untuk melakukannya. Anda pasti pernah merasakan hal yang sama. Sekitar 25 tahun yang lalu, banyak orang memprediksi kemajuan teknologi akan membantu manusia dalam mengurangi waktu kerja mereka sehingga mempunyai waktu untuk hal yang lebih penting dalam hidup.

Sayang nya, yang terjadi justru sebalik nya.

Anda bisa saja mencapai sesuatu lebih baik dalam waktu yang lebih singkat, tapi itu adalah standar baru yang sudah di tetapkan. Selain itu teknologi mengisi semua waktu kosong dengan berbagai hal yang menarik perhatian, memeriksa pesan masuk, email, facebook, instagram, dsb nya 24 jam sehari.

Meski banyak manfaat, teknologi ternyata bisa membuat Anda merasa kewalahan.
Solusinya? Perhatian. Atau lebih tepat nya perhatian pada hal yang perlu di prioritaskan, melepaskan, membentuk ulang pemikiran Anda.

1. Memprioritaskan Perhatian
Ketika Anda mengakui kalau sedang mencoba untuk melakukan banyak kegiatan dalam waktu yang terbatas, jelas kalau Anda perlu untuk membersihkan kekacauan dari jadwal Anda.

Memprioritaskan perhatian adalah kunci nya.

Perhatikan apa yang Anda lakukan setiap hari, semua hal yang Anda coba lakukan dalam waktu 24 jam. Acara tv apa yang di tonton? Website apa yang dibrowsing? Game apa yang dimainkan? Berapa banyak waktu untuk membalas pesan, email, atau mengupdate status di sosial media? Hal apalagi yang menghabiskan banyak waktu berharga Anda?

Anda akan menyadari kalau sudah melakukan banyak sekali hal yang tidak penting untuk dilakukan, terlalu banyak membuang waktu. Kemudian Anda juga menyadari kalau Anda terlalu banyak melakukan kewajiban, dan kewajiban tersebut memenuhi hidup Anda.

Anda bisa mulai mendapatkan kembali waktu Anda dengan menghapus hal yang tidak penting dan kewajiban sebanyak mungkin, dan berkata tidak untuk yang baru. Memang mudah kalau hanya di ucapkan, tapi yang penting adalah untuk menyadari kalau Anda bisa mengubah cara Anda mengatur waktu.

Buat catatan berapa banyak yang bisa Anda lakukan dalam 24 jam? Mungkin 3 atau 5, untuk bisa tetap waras.

Kemudian prioritaskan mana yang paling penting untuk di kerjakan, itulah hal yang pertama kali harus Anda lakukan. Prioritaskan untuk menyelesaikan satu hal terlebih dahulu, mungkin saja hal tersebut akan menyita waktu Anda seharian, itu tidak menjadi masalah, ketika satu sudah selesai baru lanjut ke hal berikutnya.

Singkirkan hal lain nya, dan mulai fokus pada satu hal.

2. Melepaskan
Lalu bagaimana dengan hal lain yang ingin Anda lakukan (atau merasa harus dilakukan), yang tidak bisa Anda lakukan? Apa yang harus Anda lakukan dengan kegiatan yang tidak bisa muat dalam waktu 24 jam?

Disinilah Anda harus mulai belajar untuk melepaskan.

Anda memiliki terlalu banyak kegiatan yang ingin di lakukan setiap hari, dan Anda menyadari hal ini, jadi Anda memutuskan hanya untuk melakukan yang penting saja. Tapi itu berarti ada beberapa hal yang Anda kira "harus" lakukan yang tidak bisa masuk dalam jadwal Anda.

Lalu apa yang bisa Anda lakukan?

Anda bisa melakukan nya esok hari, atau memutuskan untuk tidak melakukan nya sama sekali. Lagipula, kenyataan nya adalah mereka tidak akan bisa masuk dalam waktu 24 jam Anda esok hari, selain itu jika hal tersebut bukan prioritas utama Anda, maka tidak ada masalah.

Masalah hanya muncul jika Anda merasa gelisah, kewalahan, dan frustasi karena tidak bisa memuat semua nya ke dalam waktu Anda. Tapi Anda harus menyadari bahwa yang Anda rasakan itu berdasarkan impian Anda, pemikiran dimana Anda seharusnya bisa melakukan semua nya, menjadi yang di butuhkan orang lain, dan menjadi manusia super, bukan lah kenyataan Anda.

Jadi Anda harus mengimbangi impian dengan kenyataan. Kenyataan nya adalah Anda tidak bisa melakukan semua nya dalam satu hari. Anda hanya bisa memilih untuk melakukan beberapa hal yang penting dan yang lain nya harus menunggu esok hari, atau di singkirkan dari jadwal Anda.

Fokus pada hal yang penting, dan lakukan yang bisa Anda lakukan hari ini.

3. Membentuk Ulang
Ketika Anda sudah mengatur prioritas Anda, dan melepas beberapa hal, maka sekarang adalah waktunya untuk membentuk ulang pemikiran Anda mengenai kesibukan yang membuat Anda kewalahan.
Sebagai manusia, seberapa sibuk yang Anda pikirkan menguatkan seberapa besar rasa kewalahan yang di rasakan. Di sinlah apa yang Anda percayai bisa membuat hidup Anda semakin depresi atau justru sebalik nya. Disinilah "pembentukan ulang" bisa membuat perbedaan.

Intinya adalah amat mudah untuk merasa kewalahan ketika Anda memiliki banyak tanggung jawab, kewajiban, dan pekerjaan dalam hidup Anda.

Kunci nya adalah dengan mempersempit prioritas Anda, melepaskan yang tidak dibutuhkan, dan mencari "pembentukan ulang" yang membantu Anda melihat bahwa hidup Anda tidak kewalahan melainkan penuh dengan kekayaan dan hal yang menarik, seperti yang Anda putuskan untuk melakukan nya.

Tantang diri Anda untuk fokus pada satu hal yang penting untuk di lakukan, satu langkah kecil untuk memulai. Ketika Anda melakukan satu langkah kecil, pada hal yang penting di lakukan, satu demi satu, dan suatu ketika Anda akan menyadari kalau semua langkah tersebut akan membentuk kehidupan Anda.

Penulis : Susana Young
Image : www.peacefulpathllc.com