.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Sepuluh Kebenaran Khayalan yang Bisa Merusak Hidup Anda


Khayalan adalah cara manusia untuk memperkirakan mengenai apa yang akan terjadi, mirip seperti meramal, hanya saja khayalan biasanya terdiri dari berbagai data yang di ketahui.

Banyak orang yang mengalami tekanan. Selalu menunda hingga gagal. Marah dengan orang lain, dengan diri sendiri, dengan seluruh dunia. Kehilangan banyak waktu tenang dan indah, semua hanya karena khayalan. Mereka merusak diri mereka sendiri karena terlalu sering berkhayal.

Berikut adalah 10 kebenaran mengenai khayalan yang biasa nya sulit untuk di terima:

1. Ketika Anda merasa khawatir, amat mudah untuk menganggap kekhawatiran Anda sebagai realita, bukan nya mengenali kalau semua itu hanya khayalan saja.
2. Jika Anda tidak melakukan apapun karena hanya berkhayal mengenai kemungkinan untuk gagal, maka Anda sudah di jamin untuk gagal. Dan kenyataan nya adalah semua orang bisa gagal, namun yang harus Anda pahami adalah tidak ada satupun kegagalan yang bisa menghalangi Anda.

3. Sulit untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Jadi yang terbaik yang bisa Anda lakukan adalah untuk melakukan yang terbaik dan berpikir positif untuk saat ini, dengan fokus pada saat ini dan menjalaninya dengan penuh percaya diri.

4. Anda akan selalu merasa kecewa jika Anda berharap orang lain akan melakukan sesuai dengan yang Anda inginkan. Tidak semua orang memiliki perasaan yang sama dengan Anda.

5. Cinta dan kebaikan sejati adalah bagaimana Anda memberi pada orang lain lebih dari yang di harapkan, tanpa mengharapkan imbalan atau terima kasih. Semua itu karena Anda memang ingin bersama mereka saat ini.

6. Hal yang mudah menjadi rumit ketika Anda berharap terlalu banyak. Terlalu berharap merupakan akar dari semua sakit hati. Jangan biarkan hal itu menganggu Anda.

7. Lebih baik kecapekan dari banyak belajar dan usaha, daripada letih karena tidak melakukan apapun selain berkhayal mengenai semua hal.

8. Hal baik tidak akan datang pada mereka yang hanya menunggu. Hal baik akan datang pada mereka yang bersabar, sementara bekerja keras melakukan hal yang mereka inginkan dalam hidup.

9. Pada sebuah era dimana semua harus cepat dan mudah, Anda harus belajar mengenai indah nya usaha, kesabaran, dan kegigihan. Jadilah seseorang yang kuat, fokus pada saat ini, dan tabah.

10. Kebahagiaan dan kedamaian akan menjadi milik Anda ketika Anda bisa mencari keberadaan dan ketenangan untuk menghargai semua hal kecil yang terjadi, sambil mengejar hal yang besar.
Setelah pikiran Anda mengetahui mengenai semua kebenaran di atas, sudah waktu nya bagi Anda untuk melepaskan semua khayalan lama Anda dan fokus ulang perhatian Anda pada saat ini. Lihat apa yang merupakan realita, bukan yang Anda pikirkan.

Terima realita yang ada, dan lakukan yang terbaik yang Anda bisa.

Lakukan hal yang Anda ingin lakukan tanpa perlu khawatir atau takut menghadapi hal terburuk, meratapi mengenai apa yang mungkin terjadi, atau terlalu terobsesi mengenai kesulitan dalam pekerjaan Anda. Mulai saja, satu demi satu langkah, dan lakukan yang terbaik yang Anda bisa.

Jalani hari Anda dan latih diri Anda melihat hidup apa adanya.

Lihat orang lain dengan semua kelebihan dan kekurangan nya, tanpa perlu menilai mereka. Memilih untuk tidak membuat kelakuan mereka mempengaruhi pemikiran dan emosi Anda. Cukup dengan hidup di saat ini dan menerima semua itu. Kemudian putuskan apakah Anda ingin meluangkan waktu bersama mereka. Jika tidak, berpisahlah dengan baik - baik.
Bawa semua kehadiran Anda kemanapun Anda pergi. Hargai setiap hal kecil yang terjadi. Ingatkan pada diri Anda bahwa ada banyak kegembiraan dalam hidup yang sebanding dengan tawa bahagia, percakapan yang mengasyikan, jalan pagi yang menyehatkan, pelukan yang menghangatkan, atau hirupan udara segar di malam hari.

Kenyataannya, Anda bisa berkhayal seperti apapun, namun hal tersebut tidak akan meningkatkan realita Anda. Jadi gantikan khayalan Anda dengan kehadiran Anda, dan investasikan yang terbaik pada yang Anda miliki, disini, dan saat ini juga.

Penulis : Susana Young 
Image : www.inperfectparent.com