.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Pemberian Terbesar adalah Kasih Tanpa Syarat


Sebagian besar ikan diskon dan undian berhadiah ada embel-embel "syarat dan ketentuan berlaku." Sungguh repot kalau ketentuan yang sama diterapkan dalam hidup kita.

Cinta yang murni tidak menetapkan syarat bagi orang yang dicintai. Bayangkan bila syarat dan ketentuan berlaku pada cinta seorang ibu, "Kalau kamu dapat nilai A, ibu mencintaimu." Atau "Kalau bayi yang lahir ini perempuan, aku akan mencintainya." Biarpun bayinya lahir cacat, seorang ibu akan memeluknya dengan penuh kasih.

Bagaimana bila "syarat dan ketentuan berlaku" dalam pernikahan? "Kalau ia memberi penghasilan yang cukup, aku mencintainya." Atau "Kalau ia berani macam-macam, kita cerai!" Lain lagi, "Kalau tidak bisa dapat anak darinya, ya cari yang lain."

Dalam pekerjaan kadang orang juga menerapkan hal ini, kalau perusahaan baik, ya saya baik. Kalau atasan sekedarnya, ya saya beri sekedarnya sajalah.

Tetapi sikap seperti ini tidak akan memberi hasil bila Anda sedang memperjuangkan sesuatu, entah itu karir, keutuhan pernikahan, atau kembalinya anak yang memberontak. Perjuangan yang setengah hati (lihat syarat dipenuhi dulu) membuat usaha kita setengah jadi. Tidak ada sikap berjuang mati-matian, apalagi berkorban, karena dalam pikiran kita sudah ada pintu "exit" bila keadaan kurang menyenangkan.

Seperti seorang tentara, ia maju berperang dengan pengertian bahwa mungkin saja ia gugur di medan perang. Bisa saja ia tak pernah melihat kemerdekaan yang diperjuangkannya. Ia maju dengan siap mengorbankan nyawanya. Bila para tentara berkata "syarat dan ketentuan berlaku" maka bubar sudah negara ini.
Cinta dan pengorbanan tanpa syaratlah yang membuat karir, keluarga, pernikahan bahkan sebuah negara dapat berdiri teguh.

Pemberian Terbesar yang Anda Bisa Berikan Pada Orang Lain Adalah Kasih Tanpa Syarat & Penerimaan (Brian Tracy)


Penulis : Esther Idayanti