.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Lima Warisan Tanpa Uang


Barbara Woolworth Hutton menghabiskan setengah milyar US dolar warisan yang diterimanya untuk membeli perhiasan dan barang seni bersama tujuh mantan suaminya. Ia meninggal hampir bangkrut dengan hanya US$ 3,500. Forbes menulis bahwa 90% warisan habis dalam generasi ketiga. Lalu apa yang dapat Anda wariskan yang tidak akan habis?

Nama Baik
Saya tidak pernah mengenal ayah mertua, karena beliau meninggal waktu suami saya SMP. Tetapi setiap kali saya bertemu orang-orang dari Papua, mereka menceritakan hal-hal yang sangat baik tentang ayah mertua saya. Senang dikenal sebagai anak (menantu) dari seseorang yang dikenal baik. Wariskan nama baik pada anak-anak Anda, dengan menjalani hidup yang saleh dan berguna bagi orang lain.

Keluarga Yang Bahagia
Bukankah bahagia atau tidaknya keluarga dibangun oleh anak-anak kita nantinya?  Memang benar, tetapi kesetiaan mereka, cara mereka menangani konflik, cara mereka memperlakukan pasangannya, dan cara mereka membangun keluarga diserap dari orangtuanya.

Pendidikan dan Kemandirian
Uang bisa habis. Tetapi bila kita memiliki “skill” dan etika kerja yang baik, kita bisa menghasilkan uang.

Prinsip Hidup yang Benar
Prinsip hidup  yang kedua orangtua saya wariskan adalah, “Uang bukan segalanya.” Kami bukan orang kaya, tetapi mama membiayai anak-anak tidak mampu untuk bersekolah dari hasil toko kuenya. Papa seorang dokter, tetapi ia mengorbankan prakteknya untuk menolong para penyandang cacat di desa-desa.
Imam
Waktu kami kecil, kalau kami berlibur ke mana pun juga, termasuk ke pedesaan, setiap hari Minggu tiba pasti orangtua saya mencari gereja untuk beribadah.  Iman menolong kita hidup teguh di tengah tantangan dunia ini. Apa yang akan Anda wariskan? (EI)

Kadang Orang yang Termiskin Meninggalkan Warisan yang Terkaya (Ruth E. Renkel) 

Penulis : Esther Idayanti