.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Kriteria Paling Pas Dalam Memilih Teman Hidup


“Kami saling mencintai,” adalah alasan terpopuler mengapa orang ingin segera menikah.  Tetapi sebenarnya ada kriteria lain dalam memilih pasangan hidup, bukan sekedar mabuk kepayang.

Dia Wanita Cantik vs Dia Wanita yang Akan Menjadi Seorang Ibu yang Baik
Kalau bercerita tentang masa mudanya, papa saya berkata bahwa ia punya banyak "fans" waktu kuliah, karena ia memimpin organisasi kemahasiswaan. Tapi bila ditanya mengapa papa memilih mama, jawabannya "Karena saya lihat dia bisa menjadi ibu yang baik bagi anak-anak saya."  Itu cara papa saya memutuskan. Dan mereka sudah menikah lebih dari 50th. Sebaliknya, media menggambarkan perempuan ideal adalah cewek cantik, langsing dan seksi. Sebagai isteri enak dipandang dan dipamerkan. Tetapi kecantikan akan membosankan tanpa karakter yang bernilai, kecerdasan emosional, iman, dan intelegensia yang cukup untuk membimbing anak-anak yang akan hadir nantinya.

Dia Pria yang Saya Mau vs Dia Pria yang Saya Panutin
Buat para gadis, pertanyaan penting: apakah saya bisa ikuti keputusan-keputusannya? Karena sebagai kepala keluarga, ia yang akan mengambil keputusan dalam rumah tangga dan menjadi teladan bagi anak-anak kelak.  Apakah ia bisa dipercaya dan memiliki integritas? Apakah keputusannya bijaksana? Apakah ia memiliki nilai-nilai hidup yang sama dengan saya? Bagaimana ia bereaksi dalam tekanan? Hal-hal ini jauh lebih penting dari "six pack" dan kemampuan finansialnya.  Dan yang paling penting adalah, cari pria yang hormat/takut pada Tuhan, sehingga bila isteri tidak ada di samping pun, ia tidak berani berbuat yang tidak benar. Kalau cari pria yang takut pada isteri, ketika isteri pergi, ia berpesta! (EI)

Jangan Menikahi Seseorang, Kecuali Kamu Bangga Bila Mendapatkan Anak yang Persis Seperti Dia

Penulis : Esther Idayanti