.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Warisan Terbaik Adalah Sebuah Contoh Yang Baik


Fred Koch, salah satu pendiri dari Koch Industries yang bergerak di bidang energi meninggalkan warisan sebesar $ 5,6 milyar dollar (Rp. 201 triliun) bagi empat anaknya. Dan anak-anaknya selama 20 tahun saling bertengkar di pengadilan memperebutkan warisan. Charles dan David dituduh mencurangi dua saudara lainnya, William dan Frederick. Berpuluh-puluh tahun empat orang ini hanya berkomunikasi lewat pengacara mereka, dan beberapa kali mereka saling menjelekkan di media.  Jutaan dolar dihabiskan hanya untuk membayar pengacara masing-masing.  Sungguh menyedihkan, bila hubungan saudara terputus karena berebut harta.

Orangtua mempersiapkan warisan untuk anak-anaknya, tetapi mereka lupa mempersiapkan anak-anaknya untuk menerima warisan. Sehingga mereka berebut atau bangkrut karena tidak bisa mengelola. Jadi, apa yang harus kita ajarkan?

Uang Bukan Milikmu, Tetapi Milik Tuhan
Kesehatan, kemampuan dan kesempatan untuk bekerja adalah dari Tuhan, jadi masuk akal bila uang yang kita dapatkan adalah milik Tuhan. Kita diberi tanggung jawab untuk mengatur keuangan dengan bijaksana. Kita adalah bendahara, bukan pemilik. Jadi sebelum kita menggunakan uang, perlu dipikirkan apakah hal ini digunakan sesuai dengan prinsip sang pemilik uang, yaitu Tuhan. Contohnya: sudah pasti Tuhan tidak setuju bila uang-Nya digunakan untuk menyuap atau membuka spa plus-plus.

Uang Untuk Diberikan pada Mereka yang Membutuhkan
Tidak semua uang yang kita dapatkan adalah untuk kita, karena Tuhan menitipkan uang untuk mereka yang membutuhkan juga.
Uang Tidak Sepenting Hubungan
Kakak/adik, keluarga dan orang lain, lebih penting dari uang. Uang adalah benda mati yang kita gunakan untuk membangun hubungan dengan orang-orang yang kita kasihi, atau orang yang membutuhkan. Kalau saudaramu membutuhkan, sebelum mereka minta, kamu harus sensitif melihat kebutuhan mereka dan berbagi (Esther Idayanti)

Warisan Terbaik yang Seorang Ayah Dapat Tinggalkan Pada Anak-Anaknya Adalah Sebuah Contoh Yang Baik

Penulis : Esther Idayanti