.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Tiga Hal Anda Harus Tahu Kapan Mengatakan "Cukup"


Putri Frank Sinatra, Tina Sinatra, menceritakan tentang bagaimana ayahnya memiliki dorongan yang sangat kuat untuk sukses dan mencetak uang, bahkan ketika kesehatannya terancam.  “Saya harus mendapatkan uang lagi,” kata Frank. Penampilannya menjadi kacau, seringkali ia lupa lirik lagunya. Pernah setelah show ia merasa sakit sehingga butuh tanki oksigen.

Tina Sinatra berkata, “Aku tidak tega melihat ayah seperti itu... Ia mau pensiun ketika ia masih tenar, dan saya pikir ayah tahu kapan waktunya pensiun. Tetapi mendekati usia 80, ia lupa kapan harus berhenti.  Saya berkata padanya, ‘Ayah bisa berhenti sekarang, tidak perlu selalu berada dalam perjalanan.’  Dengan ekspresi yang sakit ia berkata ‘Tidak. Aku harus mendapatkan uang lebih lagi. Aku harus memastikan semuanya bisa terpelihara.’” Setelah Frank Sinatra meninggal, keluarganya berebut harta warisannya.  Frank Sinatra tidak tahu kapan harus berhenti. Padahal ada saatnya kita berkata “Cukup!” yaitu bila:

Pengorbanan Terlalu Besar
Jangan pernah mengorbankan keluarga demi karir. Jangan mengorbankan kesehatan demi pekerjaan. Jangan mengorbankan integritas demi jabatan. Pikirkan mana yang lebih berharga dalam hidup Anda, dan bila ada hal yang membuat Anda mengorbankan hal itu, berarti itu saatnya Anda berhenti.

Sementara Atau Permanen
Merintis sebuah usaha memang butuh waktu dan pengorbanan. Bila semua berjalan lancar, kehidupan kembali ke normal. Tetapi bila kehidupan Anda secara permanen memiliki jadual super padat, lembur tanpa henti, dan berkorban tanpa batas, Anda harus berpikir ulang.
Mengubah Anda
Ketika Anda perlahan berubah dari seorang yang ceria menjadi pemuram, dari murah hati menjadi serakah, dari penuh kasih menjadi tidak peduli pada keluarga. Saat itulah Anda harus berhenti (EI)

Ada Perbedaan Besar Antara "Menyerah" dan Tahu Saatnya Anda Telah "Cukup"

Penulis : Esther Idayanti
Image : www.topleftpixel.com