.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Sepuluh Masalah yang Terjadi Saat Menyusui dan Solusinya


Sebagai seorang ibu tentu saja ingin menyusui buah hati mereka. Selain itu menyusui merupakan hal yang alami dan mudah kan? Hanya saja sama seperti ketika Anda belajar naik sepeda, Anda juga perlu belajar untuk menyusui dengan benar.

Berikut adalah 10 masalah dan solusi saat menyusui:

Masalah #1: Sakit Saat dan Sesudah Menyusui
Normal jika puting Anda merasa sakit ketika pertama kali menyusui. Namun jika sakit masih terasa lebih dari 1 menit saat Anda masih menyusui bayi Anda, cek posisi menyusui.

Solusi: Coba untuk mendapatkan posisi asymmetrical dimana mulut bayi menutupi areola bawah puting daripada yang atas. Jika posisi bayi sudah pas dan terkunci namun masih terasa sakit, puting Anda mungkin masih kering. Pastikan untuk memakai baju lebar dan hindari mencuci dengan sabun.

Krim berbasis lanolin bagus untuk di oleskan saat sebelum dan sesudah menyusui.
Masalah #2: Retakan pada Puting
Puting yang memiliki retakan bisa berarti banyak hal: seriawan, kulit kering, penyedotan tidak tepat, atau biasa nya tidak mengunci dengan benar saat menyusui. Minggu pertama saat memulai menyusui, akan ada sedikit darah yang akan keluar ketika bayi belajar menyusui atau ketika Anda mengunakan pompa.

Sedikit darah tidak akan berbahaya pada bayi.

Solusi: Periksa posisi bayi, pastikan bagian bawah areola berada pada mulut bayi. Selain itu coba untuk lebih sering menyusui. Semakin kenyang bayi, maka sedotan nya akan semakin ringan.

Jangan membersihkan puting dengan obat, sabun, alkohol, lotion, atau parfum. Gunakan air bersih untuk mencuci nya. Biarkan susu yang keluar dari puting Anda untuk mengering (susu ini bisa membantu menyembuhkan).

Anda juga bisa meminum penghilang rasa sakit seperti acetaminophen atau ibuprofen 30 menit sebelum menyusui. Dan jika semua tidak berhasil, coba dengan krim lanolin, yang di buat untuk ibu menyusui dan gunakan penutup payudara yang keras dalam beha Anda.

Masalah #3: Saluran Susu Tersumbat
Saluran susu tersumbat disebabkan karena susu tidak keluar sepenuh nya. Anda mungkin menyadari benjolan keras pada payudara atau sakit saat di sentuh dan kemerahan. Jika Anda merasa demam dan pegal, itu bisa jadi tanda adanya infeksi dan segera konsultasi pada dokter.

Yang terpenting adalah untuk tidak memiliki waktu istirahat yang lama saat menyusui, susu perlu untuk di keluarkan sesering mungkin. Beha untuk menyusui yang terlalu ketat juga bisa menyebabkan sumbatan. Stress juga mempengaruhi jumlah susu Anda.

Solusi: Usahakan untuk mendapat istirahat yang baik, juga tidak lupa untuk menghangatkan payudara dan menstimulasi nya untuk melancarkan peredaran susu.

Sumbatan pada susu tidak berbahaya bagi bayi karena susu tersebut umum nya memiliki antibiotik. Karena itu tidak ada alasan bagi Anda untuk menderita, menyusui harus lah menjadi momen yang indah bagi Anda dan bayi Anda.

Masalah #4: Pembengkakan / Jumlah Susu yang Banyak
Pembengkakan membuat bayi lebih sulit untuk mengunci pada payudara karena kerasdan tidak nyaman pada mulut nya.

Solusi: Coba pijat sedikit payudara Anda supaya susu bisa mengalir dan melembutkan payudara, agar bayi bisa lebih mudah mengunci dan meminum susu. Tentu saja, semakin sering Anda menyusui, kemungkinan nya semakin kecil terjadi pembengkakan.

Masalah #5: Radang Kelenjar Payudara (Mastitis)
Mastitis adalah infeksi bakteri pada payudara Anda yang di tandai dengan gejala flu seperti demam dan sakit pada payudara Anda. Umumnya terjadi pada beberapa minggu pertama setelah melahirkan, dan di sebabkan kulit retak, tersumbat nya aliran susu atau pembengkakan.

Solusi: Satu-satu nya cara untuk menyembuhkan infeksi adalah dengan antibiotik, kompress panas, dan sering di kosongkan. Gunakan pompa tangan, pastikan area merah pada payudara untuk menjadi lebih lunak. Aman juga dan disarankan untuk tetap menyusui meskipun terkena mastitis.

Masalah #6: Seriawan
Seriawan adalah infeksi jamur pada mulut bayi Anda, yang bisa menyebar pada payudara Anda. Mengakibatkan rasa gatal, pegal, dan terkadang alergi.

Solusi: Dokter Anda akan memberikan obat anti jamur untuk di berikan pada puting dan mulut bayi, jika kedua nya tidak di sembuhkan bersamaan, Anda akan saling menginfeksi dan memperpanjang waktu penyembuhan.
Masalah #7: Sedikitnya Persediaan Susu
Menyusui adalah proses kebutuhan dan supply. Jika dokter Anda khawatir dengan berat bayi Anda, ini bisa menjadi masalah.

Solusi: Sering menyusui dan pompa manual setiap hari bisa membantu meningkatkan persediaan susu. Sayang nya, meminum banyak cairan dan memakan lebih banyak kalori atau makanan berbeda tidak menunjukan peningkatan pada jumlah susu.

Masalah #8: Bayi Tertidur Saat Menyusui
Bayi umum nya mengantuk beberapa bulan setelah lahir, jadi tertidur ketika menyusui biasanya umu terjadi. Semua perasaan aman itu membuat nya terlelap.

Solusi: Aliran susu biasa nya paling cepat saat pertama menyusui. Ketika Anda menyadari sedotan nya melemah dan mata nya menutup, segera pindahkan Dia dari payudara Anda dan coba melakukan stimulasi dengan sendawa, mengelitiki kaki, atau berbicara dengan nya sambil mengusap punggung nya, dan kemudian susui pada payudara lain nya.

Saat bayi semakin dewasa, Dia akan belajar untuk tetap terbangun, jadi jangan takut.

Masalah #9: Puting Terbalik
Puting terbalik biasa nya akan memberikan tantangan saat menyusui.

Solusi: Gunakan pompa supaya susu bisa mengalir sebelum menaruh bayi pada puting dan gunakan penutup payudara di sela - sela makan nya. Jika Anda merasa persediaan susu mencukupi, gunakan penutup puting jika bayi sulit mengunci.
Masalah #10: Sakit Saat Payudara Dikeluarkan
Payudara Anda seperti mesin, ketika Anda mengeluarkan nya, semua mesin penghasil susu bergerak untuk mengerakan susu keluar dari puting Anda. Terkadang proses ini terasa sakit, terutama ketika sedang terburu - buru. Beberapa ibu akan merasa sakit seperti di tusuk jarum, dan yang lain akan merasa gatal.

Solusi: Jika perasaan yang di rasakan lebih dari sekedar geli atau seperti di tusuk pisau berkali - kali pada payudara Anda. Anda perlu melakukan pemeriksaan infeksi payudara (jamur atau bakteri). Terkadang sakit terjadi karena Anda memiliki susu yang terlalu banyak. Coba beri makan bayi lebih lama pada salah satu payudara dan pindah jika di perlukan.

Jika kemudian terasa sakit dan infeksi (deman, pegal, dan kedinginan), segera minta antibiotik dari dokter Anda tidak peduli betapa tidak menyenangkan nya bagi Anda, masih aman untuk mengurus bayi.


Penulis : Susana Young
Image  : www.avartawellness.com