.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Sebelas Kebiasaan Buruk yang Merusak Pernikahan


Dalam pernikahan, tidak peduli betapa Anda iri dengan pasangan lain, sejujurnya pasangan yang paling serasi dan bahagia pun bisa berakhir dalam perceraian. Mereka terlihat bahagia dan saling mencintai, hingga suatu hari mereka mengumumkan perceraian nya.

Apa yang terjadi? Padahal mereka terlihat bahagia bersama!

Tidak peduli betapa bahagia nya mereka terlihat sebagai pasangan, biasa nya kedua nya menyimpan sesuatu ketidakbahagian dalam hubungan mereka. Dan menyimpan hal tersebut dari umum dalam waktu lama, mereka merasa bahwa berpisah adalah satu - satu nya pilihan.

Ini tidaklah aneh. Banyak pasangan berusaha keras untuk menjaga hubungan yang bahagia, tapi pernikahan mereka tetap saja terpisah. Berikut adalah sebelas kebiasaan buruk yang biasanya di hiraukan tapi perlahan akan meretakkan cinta dan hubungan di antara mereka:
1. Tidak berada dalam satu kapal.
Terkadang pasangan kurang mengerti apa yang harus mereka prioritaskan, dan merasa bahwa tujuan atau perasaan mereka adalah yang penting untuk di perhatikan.

2. Tidak bisa mengisi satu sama lain. 
Setiap orang memiliki kebutuhan yang ingin di penuhi oleh pasangan mereka. Tapi terkadang pasangan tidak bisa memberitahukan apa kebutuhan mereka atau berasumsi bahwa pasangan mereka memiliki kebutuhan yang sama dengan mereka.

3. Membiarkan hilang nya perasaan yang pernah ada.
Ini di mulai ketika pasangan Anda berkata kalau Dia mencintai Anda tapi tidak lagi jatuh cinta pada Anda.

4. Tidak ada lagi keintiman.
Semua perhatian, hubungan, dan kasih sayang yang pernah di bagi mengering karena tidak ada upaya yang di lakukan, dan hanya menjadi teman sekamar saja.

5. Cuek satu sama lain.
Tidak peduli dengan pasangan, melupakan janji, tidak memperhatikan pasangan.

6. Menyembunyikan dendam di hati.
Dendam yang tidak di bicarakan atau di selesaikan bisa menjadi benalu dan meracuni kesehatan hubungan Anda. Anda (atau Dia) bisa berpikir kalau pasangan Anda melakukan hal ini pada Anda dan Anda tidak bisa melupakannya.

7. Tidak menyelesaikan masalah. 
Anda tahu kalau ada beberapa hal yang bisa menjadi masalah, namun bagi Anda lebih mudah untuk tidak melakukan apapun. Anda menghindari untuk menghadapi kenyataan atau masalah dalam pernikahan Anda.

8. Mengkritik satu sama lain. 
Ketika Anda terus mengomentari dalam pikiran dan perkataan, cepat atau lambat Anda hanya bisa melihat kesalahan pasangan Anda. Setelah itu, Anda akan menjadi nyaman dengan mengeluh dan mengkritik pasangan Anda dan tidak mau berkomunikasi dan berinteraksi dalam cara yang lebih baik.

9. Memindahkan perhatian dan rasa sayang Anda ke tempat lain.
Baik dengan berselingkuh atau mengalihkan semua perhatian pada anak, Anda atau Dia mencari perhatian dan rasa sayang dari tempat lain. Setelah itu akan terasa mudah untuk berpisah.

10. Membiarkan stress mengontrol hidup Anda.
Hidup itu berat dan banyak pasangan secara tidak sengaja membiarkan stress masuk dalam kehidupan mereka, dan ketika stress berhasil mengambil alih dan merusak pernikahan Anda, akan amat sulit untuk menyusun kembali serpihan tersebut.

11. Tidak mau mengalah.
Ketika Anda berdua lebih fokus dalam hal siapa yang lebih benar daripada mencari jalan keluar, biasa nya hanya akan menambah berat masalah.

Semakin lama masalah di atas tidak di selesaikan dalam pernikahan, semakin kebiasaan ini mengakar, menjadi kuat, dan secara pasti mengurangi rasa cinta dan hubungan dalam hidup Anda. Setiap hari, cinta semakin terombang - ambing dan stress mulai muncul hingga akhirnya tidak bisa lagi bersama.
Salah jika Anda menganggap hal ini bisa di selesaikan dengan hanya komunikasi, berikut ini adalah hal yang bisa Anda lakukan untuk menambah amunisi untuk menjaga pernikahan Anda.

- Fokuskan pada hal yang membuat Anda jatuh cinta pada nya, dan apa yang ingin Anda lakukan bersama nya. Katakan hal ini pada pasangan Anda tanpa berharap Dia melakukan hal yang sama.

- Mulai memperbaiki kerusakan yang ada. Minta maaf untuk setiap kesalapahaman, jangan mencari alasan kenapa Anda melakukan hal ini atau hal itu. Tawarkan saja permintaan maaf yang sepenuh hati, tanpa berharap apapun.

- Jadilah orang yang pertama bertindak, bukan berarti Anda yang salah, melainkan Anda melakukan nya karena ingin membangun kembali rasa cinta yang ada.

- Berhenti melakukan hal yang bisa melukai pasangan Anda, ini bisa berarti lebih sedikit bersabar, mencintai, dan berbuat baik padanya.

Kebahagiaan dan kesuksesan ada pada hal - hal kecil yang Anda dan Dia lakukan. Jangan biarkan pernikahan Anda menjadi terpisah seperti kebanuakan pasangan. Hari ini mulai dengan perasaan yang baru.

Image : www.parenting.com
Penulis : Susana Young