.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Lima Ego yang Memberikan Anda Masalah Saat Sukses


Anda sudah bekerja keras, melakukan banyak hal pintar dalam pekerjaan Anda, dan sekarang Anda sudah sukses. Baik sebagai businessman yang perusahaan nya berhasil mengumpulkan dana dari investor, atau sebagai seorang atlet yang membawa tim Anda memenangkan kejuaraan.

Setelah semua kesuksesan tersebut, ego Anda kemudian membuat Anda berpikir, Anda seseorang yang istimewa, Anda jauh lebih baik dari semua orang, semua aturan tidak berlaku bagi Anda. Anda merasa berhak, memiliki kendali, ketakutan berlebih, egois, bahkan berhalusinasi.

Ketika sukses datang, ego mulai bermain dengan pikiran dan melemahkan diri Anda.

Berikut adalah lima perwujudan dari ego:
1. Aku aku aku
Penyakit pertama adalah "Aku aku dan aku", semua kesuksesan adalah berkat Anda dan hanya Anda yang patut untuk di puji dan di hargai, dengan berpikir kalau semua kesuksesan berkat Anda maka tidak hanya terkesan egois, namun juga tidak produktif.

2. Hak
Dengan kesuksesan, terutama di sertai kekuasaan, datang lah Hak, salah satu halusinasi paling berbahaya dan paling hebat.

Tidak peduli Anda jutawan atau seseorang yang baru saja menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Ketika Anda merasa memiliki hak akan sesuatu karena Anda layak untuk mendapatkannya, jika tidak berhati - hati akan membuat Anda merasa yakin setiap hal yang Anda lakukan pasti sukses.

Dengan kesuksesan dan kekuasaan, lebih sering Anda akan meremehkan kekuatan Anda sendiri. Anda mulai kehilangan perspektif dan kejatuhan Anda mulai terjadi.

3. Kendali 
Hak datang bergandengan dengan kebutuhan untuk mengatur dan mengendalikan. Ego Anda berkata kalau semua hal harus berjalan seperti yang Anda inginkan, termasuk hal kecil, bahkan hal yang tidak penting.

Selain perfeksionis atau terus berdebat demi memperkuat kendali, juga membuat kelelahan orang yang Anda butuhkan, terutama mereka yang pendiam dengan segala permintaan Anda, sampai kemudian mencapai titik toleransi mereka.

Anda bertengkar dengan pegawai bandara, dengan customer service di telepon, dengan agen yang mengecek keluhan Anda.

Untuk apa? padahal Anda tidak bisa mengendalikan cuaca, Anda tidak bisa mengendalikan pasar, Anda tidak bisa mengendalikan orang lain, dan semua energi dan usaha yang Anda lakukan terbuang percuma. Energi dan usaha yang lebih baik di gunakan untuk menguatkan posisi Anda, kini hanya menjadi kejatuhan Anda.

4. Takut berlebih
Ketika Anda berada dalam kondisi ketakutan yang berlebihan, Anda akan sulit untuk mempercayai orang lain. Anda akan berpikir kalau semua harus berjalan sesuai yang Anda inginkan, Anda hanya ingin membaca atau mendengar hal yang mendukung Anda, semua hal selain itu harus di singkirkan.

Rasa takut berlebih kemudian menciptakan penjara delusi.

5. Mempercayai cerita Anda sendiri
Ketika Anda berhasil dalam suatu hal, banyak yang mempercayai kalau Anda sudah membuat dan mengatur cerita sedemikian rupa sampai mencapai kesuksesan. Inilah yang kemudian banyak dihadapi mereka yang sukses, halusinasi dan delusi bukan nya kerja keras dan standarisasi performa.

Dengan mempercayai kalau saja Anda melakukan hal ini, atau dulu melakukan hal itu, atau mengatakan bahwa Anda sudah tahu, berharap, semua hanya cerita yang Anda ingin lakukan di masa lalu. Hal ini tidak akan merubah masa lalu melainkan memberikan kekuatan negatif pada masa depan Anda.
Ego Anda kemudian meyakinkan diri Anda kalau sukses adalah hal yang wajar terjadi selanjutnya pada cerita Anda, padahal semua itu hanya terjadi karena kerja keras, kreativitas, disiplin, dan keberuntungan.

Semua hal di atas adalah ego bekerja yang akan melawan diri Anda, saat Anda sukses, menahan dan melempar Anda dari keseimbangan. Dengan mengenali, apa yang Anda dapatkan dan kesuksesan membutuhkan Anda untuk menstabilkan keseimbangan antara ego dan harga diri Anda.

Jika Tidak Berhasil Mengatasi Ego Anda, maka Ego Anda Akan Mengambil Semua Hal Dari Anda.

Penulis : Susana Young
Image : business.linkedin.com