.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Kuatkan Hubungan Asmara dengan Lima Cara Ini


Pada awal sebuah hubungan terutama hubungan romantis, menentukan berapa kuat atau terhubung nya Anda dengan Dia mungkin akan terasa sediit sulit. Mungkin Anda akan bertanya apakah Anda benar - benar terhubung dengan nya, atau apakah Dia serius dalam hubungan ini.

Mungkin Anda merasakan secara fisik, tapi berpikir apakah ada yang lebih dari itu.

Daripada fokus pada apakah koneksi antara Anda dan pasangan Anda itu nyata, lebih baik memikirkan mengenai seberapa dalam dan lebar nya koneksi yang Anda punya. Pikirkan di bidang utama di mana pasangan bisa terhubung: fisik, mental, emosional, spiritual, dan sosial.

Dalam berapa bidang Anda merasakan ikatan dengan pasangan Anda? Seberapa kuat pada setiap bidang? Dimana yang kurang? Lihat lima poin penting dalam koneksi berikut, dan lihat seberapa dalam hubungan Anda:
1. Anda Bisa Terkoneksi Dalam Level Emosional
Sebuah koneksi emosional yang sehat berarti Anda memiliki kemampuan dan kerelaan untuk membagikan perasaan Anda dengan nya, terutama dengan yang lebih pribadi seperti kesedihan, rasa takut, malu, atau kesepian. Jika tidak ada koneksi dengan cara ini, bisa jadi hubungan Anda perlu untuk berkembang, atau Anda berpacaran dengan seseorang yang tidak bisa mengungkapkan emosi nya secara terbuka.

Ingat bahwa beberapa bulan pertama dari sebuah hubungan bisa terasa menyenangkan, penuh dengan perasaan yang kuat antara satu sama lain. Hanya saja, perasaan ini biasa nya di hasilkan oleh reaksi kimia yang di lepaskan otak Anda saat jatuh cinta dengan seseorang.

Hubungan yang kuat secara emosional akan membutuhkan waktu dan perjuangan.

Saling terbuka dan berkomunikasi mengenai bagaimana yang Anda rasakan mengenai hubungan tersebut dan dengan Dia akan membantu menentukan apakah ada koneksi emosional yang sesungguhnya.

2. Anda Membangun Koneksi Sosial dengan Cara yang Sama
Bagaimana cara Anda untuk berhubungan secara sosial? Bagaimana cara Anda berhubungan dengan dunia sebagai individu dan pasangan? Berbagi ketertarikan yang sama dalam aktivitas, hobi, dan gaya hidup bisa membantu dalam membangun koneksi sosial yang sehat.

Apakah Anda menghabiskan waktu melakukan suatu aktivitas bersama dan menikmati saat - saat bersama? Apakah Anda menghabiskan banyak waktu dengan teman dan keluarga pasangan Anda?

Koneksi sosial bisa di tentukan dari seberapa dekat Anda satu sama lain. Jika salah satu introvert dan yang lain nya extrovert, maka bisa menjadi penyeimbang dan pelengkap dalam sebuah hubungan, atau bisa menjadi pemisah. Evaluasi bagaimana Anda terhubung satu sama lain dan dengan dunia luar.

3. Anda Berpikir dan Melakukan hal dengan Cara yang Sama
Apakah Anda berpikir hal yang sama? Jika Anda seorang ilmuan mengencani seseorang yang tidak berpikir secara analisis dan intelektual mungkin akan membuat percakapan menjadi membosankan.

Mencari pasangan yang memiliki pemikiran yang sama bisa membantu menghubungkan Anda dengan percakapan dan ketertarikan.

4. Anda Merasa Cocok
Perasaan cocok sangatlah penting. Terkadang ini bisa merupakan satu - satu nya koneksi, atau koneksi awal yang Anda miliki dengan seseorang.

Jika hubungan Anda memiliki kekurangan dalam bidang lain, Anda mungkin khawatir apakah hubungan Anda dengan pasangan Anda hanya segitu saja. Bagus kalau level hubungan fisik Anda saling bertautan, tapi jika hanya itu, hubungan Anda akan terasa tidak aman atau serius bagi Anda.
5. Anda Merasa Sudah Ditakdirkan untuk Bersamanya
Apakah Anda percaya dengan takdir? Tergantung dari kepercayaan spiritual atau agama Anda, ini bisa menjadi bagian penting dalam sebuah hubungan.

Jika Anda merasakan koneksi yang lebih dalam, maka Anda bisa bersama karena suatu alasan. Tidak umum bagi seseorang untuk bersama karena merasa seperti sudah di takdirkan atau kepercayaan yang menyatukan mereka. Koneksi itu berlapis. Tergantung pada diri Anda dan apa yang Anda inginkan dalam sebuah hubungan, akan ada bidang di mana Anda merasa terkoneksi dengan seseorang.

Jika Anda mencari hubungan jangka panjang, semakin baik kualitas dan kuantitas koneksi yang Anda miliki, semakin besar kesempatan untuk memiliki hubungan yang sukses.

via : www.womenshealthmag.com