.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Kepemimpinan Didasari Oleh Inspirasi Bukan Dominasi


Seekor tikus sawah sedang tersesat dalam hutan yang cukup lebat dan kesulitan mencari jalan keluar. Lalu datanglah ia ke burung hantu tua yang sedang bertengger di sebuah pohon. “Tolonglah aku, burung hantu tua yang bijak, bagaimana aku bisa keluar dari hutan ini?” tanya si tikus sawah. “Mudah sekali,” kata burung hantu, “Tumbuhkan sayapmu dan terbang sepertiku.” Tikus bertanya, “Tetapi bagaimana aku bisa menumbuhkan sayap?” Sang burung hantu melihat tikus sawah itu dengan sombong, “Jangan pusingkan aku dengan detail. Aku hanya memutuskan soal aturan dan kebijakannya.”

Seringkali pemimpin yang sudah terlalu tinggi posisinya, membuat “policy” atau kebijakan yang ia anggap baik, namun ternyata lepas dari realita bisnis sehari-hari yang dihadapi oleh anak buahnya. McKinsley & Company mengadakan survey tentang pengambilan keputusan, dan mereka menemukan bahwa keputusan yang baik adalah keputusan yang dibuat dengan melibatkan orang yang akan mengimplementasikan keputusan tersebut. 

Ada banyak alasan mengapa melibatkan mereka, salah satunya supaya mereka merasa menjadi “owner” dari keputusan tersebut. Ketika orang merasa dihargai, mereka akan memberikan komitmen dan usaha yang lebih besar. Alasan kedua adalah, mereka memiliki informasi yang akurat tentang departemen tersebut karena mereka yang sehari-hari menjalankannya. Selain itu, bila mereka mengerti latar belakang dan dasar pengambilan keputusan (bukan hanya diperintahkan untuk menjalankan) maka mereka bisa mengambil keputusan sehari-hari di lapangan dengan lebih baik. Untuk proses ini, Henry Ford berkata "Coming together is a beginning, keeping together is progress, working together is success (EI)
Kepemimpinan Didasari Oleh Inspirasi, Bukan Dominasi; Oleh Kerjasama, Bukan Intimidasi (William Arthur Wood)

Penulis : Esther Idayanti
Image : aiesec.org.mx

Bookmark Artikel Inspirasi Lainnya dapat dilihat di
-http://www.disiniajatempatnya.com/p/inspirasi-hidup.html