.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Enam Mitos Tentang Kanker Kulit yang Tidak Benar


Banyak orang yang ingin membuat kulit mereka coklat dengan cara berjemur, namun jangan asal jemur. Banyak orang percaya dengan 6 fakta mengenai matahari yang sebenernya tidak benar.

Yang kemudian menjadi bahaya adalah ketika banyak orang menerapkan beberapa fakta tersebut yang mengakibatkan beresiko terkena rasa sakit, luka bakar, atau yang paling buruk terkena kanker kulit.


Mitos #1: Kulit Coklat Bisa Melindungi Anda.
Sebanyak 50 persen pria percaya bahwa kulit coklat dari hasil berjemur bisa melindungi kulit mereka dari luka bakar. Fakta nya, ketika kulit terkena sinar UV dari matahari yang berbahaya, kulit akan menghasilkan lebih banyak melanin atau pigmen. Hasilnya kulit Anda akan menjadi gelap.

Kenaikan pada jumlah pigmen ini adalah cara tubuh untuk mempertahankan dirinya sendiri. Namun kenaikan melanin ini tidak membantu banyak, karena kulit coklat hanya memberikan kulit Anda SPF sebanyak 3 atau 4, dimana SPF yang disarankan untuk perlindungan dari matahari adalah 30.

Jadi kulit Anda bisa tetap menjadi lebih gelap atau terbakar ketika terkena matahari. Dan semakin gelap atau terbakar kulit Anda, semakin banyak kerusakan yang terjadi akibat sinar matahari.
Mitos #2: Anda Hanya Bisa Terkena Kanker Kulit Pada Bagian Tubuh yang Terkena Sinar Matahari
Memang benar pada bagian yang sering terkena sinar matahari seperti lengan, pundak atau wajah memiliki resiko terkena kanker kulit.

Akan tetapi kanker kulit bisa mengenai setiap bagian pada tubuh Anda.

Itu termasuk beberapa tempat yang mungkin tidak pernah Anda curigai seperti daerah kemaluan, telapak tangan, telapak kaki, di antara jari - jari, dan di bawah kuku.

Jika Anda mendapati kanker pada salah satu tempat di atas, umum nya bisa lebih berbahaya.

Mitos #3: Kanker Kulit Hanya Untuk Orang yang Sudah Tua

Kemungkinan terkena kanker kulit bisa saja meningkat seiring dengan usia. Tapi itu bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan nya dalam masa remaja, 20an, atau 30an.

Bahkan melanoma, salah satu kanker kulit paling mematikan umum nya mengenai merekayang berumur antara 25 hingga 29.

Cara terbaik untuk mengurangi resiko terkena kanker kulit pada usia muda adalah dengan melindungi kulit dari sinar matahari. Dan semakin cepat Anda lakukan semakin baik.

Gunakan SPF 30 atau lebih setiap hari dan pakai setiap dua jam sekali. Periksa kulit Anda setiap bulan dari bintik baru atau aneh, dan dapatkan pemeriksaan kanker kulit setiap tahun nya.

Mitos #4: Anda Tidak Akan Terkena Kanker Jika Memakai Tabir Surya
Memakai tabir surya memang di anjurkan, hanya saja jika Anda salah memakai nya, resiko nya akan sangat berbahaya.

Kebanyakan orang bahkan salah dalam memakai tabir surya, hanya sekitar 45 persen orang yang tahu untuk memakai tabir surya 15 hingga 30 menit sebelum pergi keluar. Dan untuk proteksi penuh, Anda perlu setidak nya satu ons SPF 30 untuk menutupi seluruh tubuh.
Pemakaian ulang setiap dua jam, atau setiap jam jika Anda berenang atau berkeringat banyak.

Selain itu, meskipun Anda melakukan pemakaian nya dengan benar, tabir surya tidak menjamin 100 persen aman. Faktor genetik juga bisa mengakibatkan kanker pada kulit. Untuk itu Anda perlu waspada dan periksa setiap bulan dan tahunan pada kulit Anda.

Mitos #5: Anda tidak akan Terkena Kanker Jika Memiliki Kulit Hitam atau Kulit Mudah Menjadi Gelap
Mereka yang memiliki kulit lebih hitam memang memiliki lebih banyak pigmen untuk melindungi kulit, akan tetapi tanpa lapisan tabir surya, tidak akan cukup untuk melindungi Anda sepenuhnya dari matahari.

Bahkan, faktanya kanker pada kulit coklat atau hitam biasanya merupakan tipe yang lebih agresif dari melanoma. Dan umum nya terdeteksi belakangan, karena tidak di curigai orang. Dan semakin lama kanker terdeteksi, semakin sulit untuk disembuhkan.

Mitos #6: Jika Dokter Anda menemukan Bintik kanker, Dia Tinggal Memotongnya dan semua akan Kembali Normal
Beberapa jenis kanker kulit seperti sel basal dan sel squamous carcinoma biasa nya bisa di sembuhkan. Akan tetapi jika itu melanoma yang terlambat terdeteksi, akan bisa menyebar pada kelenjar getah bening, hati, otak dan paru - paru, dan biasanya mematikan.
Menurut American Cancer Society setiap 52 menit seseorang mati akibat kanker melanoma.

Karena itu kanker kulit perlu untuk segera terdeksi. Jika melanoma terdeteksi lebih dini, biasanya bisa di sembuhkan dengan memotong kulit tersebut.

Satu - satu nya penyembuh melanoma adalah deteksi pada awal, karena itu penting untuk melakukan pemeriksaan tahunan pada kulit.

Penulis : Susana
Image : www.fastcoexist.com