.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Empat Hal yang Jadi Pertimbangan Sebelum Mempekerjakan Teman


Mempekerjakan teman Anda sama seperti mempekerjakan orang lain, hanya saja Anda lebih membawa perasaan bias sebagai teman kepada nya.

Prinsip dasar nya harus lah tetap sama, Anda membutuhkan seseorang untuk mengisi kekosongan pada perusahaan, dan memastikan orang tersebut memiliki kemampuan minimal untuk pekerjaan tersebut. Orang tersebut haruslah mengisi pada tujuan dan budaya dari organisasi.

Tidak ada yang lebih mengesalkan selain seseorang yang tidak di berikan hukuman saat berprilaku buruk hanya karena status nya sebagai teman bos.

Berikut adalah empat hal yang harus Anda lakukan sebelum mempekerjakan teman Anda:

1. Pastikan Ada Kekosongan yang Memang Perlu Diisi 
Jika Anda tidak memiliki lowongan dan mempekerjakan seseorang yang ahli dan bukan teman, maka Anda tidak menolong teman hanya karena mempertimbangkan untuk mempekerjakan nya.
2. Pikirkan dengan Baik Mengenai Tujuan dan Motivasi Calon Pekerja
Apakah orang tersebut bisa membuktikan dirinya bersedia untuk melakukan apapun untuk kemakmuran perusahaan? Atau Dia hanya tertarik untuk bekerja hanya karena menginginkan sesuatu?

3. Atur Rencana dengan Baik dan Kepala Dingin
Apa jabatannya? Apa yang akan di lakukan orang ini setiap hari? Apa tanggung jawab dan kepada siapa Dia harus melapor? Apa batasan dari hal yang bisa Dia putuskan? Apa yang bisa di sebut sukses? Apa kemungkinan Dia mentok atau tanda Dia tidak memiliki pekerjaan lain?

4. Berbicara dengan Jujur
Jika orang tersebut tidak cocok di perusahaan Anda, berikan rasa hormat pada teman Anda dengan mengatakan secara langsung dan jelas, berikan bantuan dan referensi jika perlu, tapi jangan memberikan harapan palsu.

Jika orang tersebut cocok di perusahaan Anda, jelaskan posisi nya, status mereka di perusahaan, batasan dari wewenang mereka, dan bagaimana Anda berharap supaya tidak seenak nya di tempat kerja.
Jelaskan secara jelas bahwa Anda senang teman Anda bisa berada di perusahaan Anda, dan optimis mengenai masa depan nya, bahwa Anda akan tetap memperlakukan Dia sama seperti pegawai lain, termasuk memecat Anda jika di perlukan.

Jika Anda tidak bisa atau tidak mampu berbicara dengan jujur mengenai apa yang akan terjadi jika ada hal yang tidak di inginkan, maka lebih baik jika Anda mencari alasan kenapa Anda tidak bisa mempekerjakan nya. Lebih baik mengalami sedikit ketidaknyamanan untuk sementara di banding menciptakan masalah yang semakin panjang antara Anda dan Dia.

Penulis : Susana Young
image : www.enterpreneur.com