.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Benerkah Film Horor Adalah Hiburan ?


Kata orang, kalau Anda merasa kesepian, nontonlah film horor, maka rasanya Anda "tidak sendirian" lagi!  Film horor sedang jadi tren dan menjadi hiburan laris. Tetapi benarkan menonton film horor adalah hiburan?  Kemungkinan besar tidak, terutama bagi seorang pria di India yang meninggal gara-gara menonton film Conjuring 2. Alasan lain:

Merusak Kesehatan
Studi menyatakan, walaupun ada orang yang berkata bahwa mereka menikmati film horor, kenyataannya mereka bersiko tinggi mengalami gangguan fisik dan mental tanpa disadari. Tekanan darah meningkat, dan bisa berakhir dengan serangan jantung bagi yang lemah. Bahkan bila Anda masih muda dan sehat, menonton film macam ini meningkatkan adrenalin dan hormon cortisone di otak, sehingga membuat Anda menggali kembali saat-saat Anda mengalami trauma atau ketakutan. Apa yang tadinya sudah dilupakan, kini “hidup” kembali dalam memori Anda.

Mengubah Perilaku
Kekerasan dan darah yang terlihat dalam film ternyata bisa mengubah perilaku seseorang. Orang yang menonton film horor cenderung berpikir bahwa dibutuhkan kekerasan untuk menyelesaikan konflik. Jadi, itu juga yang mereka lakukan.
Membesarkan Siapa?
Ada yang berkata bahwa film horor mendekatkannya pada Tuhan, karena biasanya di akhir film yang baik (Tuhan) menang terhadap yang jahat. Tetapi coba pikir lagi, film horor membuat seseorang ketakutan. Dan ketakutan adalah “pintu” bagi iblis untuk masuk dalam pikiran dan memengaruhi kita. Tuhan bekerja dengan prinsip kasih, bukan ketakutan. Dan film horor membuat kita sensitif terhadap “hantu” (buktinya kalau habis nonton film horor mau masuk kamar mandi buka pintu perlahan, lihat kanan kiri). Padahal seharusnya kita sensitif terhadap kehadiran Tuhan, bukan hantu, dalam hidup kita.

Tuhan Bekerja Melalui Kasih. Iblis Bekerja Melalui Ketakutan. Jangan Taruh Dirimu di Bawah Pengaruh Iblis (Esther Idayanti) 

Penulis : Esther Idayanti