.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Sembilan Bahan Makanan ini Baik untuk Hati


Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Anda pasti sering mendengar nya, apabila tubuh Anda sehat maka semua aktifitas bisa di lakukan dengan baik. Apa yang Anda konsumsi adalah salah satu komponen penting dalam tubuh yang sehat, terutama untuk kesehatan hati.

Hati berperan penting dalam tubuh Anda, mulai dari menghilangkan masalah pencernaan hingga sembelit. Hati yang rusak bisa mengakibatkan penyakit seperti diabetes, arthritis, tekanan darah tinggi, dan berkurang nya imunitas. Tanpa hati yang sehat Anda bisa mengalami pusing pada kepala, suasana hati yang berubah - ubah dan depresi.

Apa yang harus Anda konsumsi untuk menjaga bagian tubuh yang menakjubkan ini?

1. Sayuran
Sayuran mengandung banyak nutrisi seperti flavonoid, carotenoid, sulforaphane, dan indoles yang membantu hati Anda membersihkan bahan kimia, obat - obatan, dan hal berbahaya lain nya.
Sayuran seperti brokoli, kubis, kembang kol, bok choy, dan lobak kaya akan vitamin dan nutrisi yang membantu menguraikan makanan yang di goreng. Selain itu Dandelion yang merupakan sayuran berdaun hijau juga di kenal efektif dalam membantu pembersihan hati.

Taraxacin yang merupakan salah satu bahan kimia pada sayuran, di percaya untuk menstimulasi organ pencernaan dan mengaktifkan hati dan kandungan empedu untuk melepaskan empedu, yang mendukung pencernaan dan penyerapan lemak.

2. Bawang putih, Bawang Bombay, Bawang Merah dan Daun Bawang
Bawang putih merupakan salah satu bahan makanan tertua yang menjadi obat di planet ini, bawang putih mengandung bahan sulfur aktif yang di namakan allicin, yang sangat membantu dalam pembersihan hati. Membantu untuk menghilangkan mercury, bahan makanan lain, dan mengatur kadar hormon estrogen pada tubuh.

Saudara dekat dari bawang putih, yakni bawang bombay, bawang merah, dan daun bawang memiliki banyak manfaat pada kesehatan. Karena kandungan sulfur di dalam nya mampu mendukung hati dalam memproduksi glutathione, senyawa yang terdapat pada setiap cell dalam tubuh Anda yang membantu menetralisir radikal bebas.

3. Telur
Telur memberikan kandungan protein berkualitas, mengandung 8 jenis asam amino yang penting, kolesterol, dan nutrisi choline yang penting.

Hati Anda membutuhkan asam amino ini untuk proses detoksifikasi. Choline yang di butuhkan untuk metabolis, ditemukan pada kuning telur dan melindungi hati dari zat berbahaya, sambil mendetoksifikasi logam berat pada tubuh.

4. Jamur Obat
Maitake, Shiitake, dan Reishi merupakan jamur yang di percaya memberikan nutrisi penyembuh yang mendukung dan memelihara sistem imunitas. Jamur obat ini mengandung anti oksidan yang ampuh bernama L-ergothioneine, yang mampu menetralisir radikal bebas dan meningkatkan enzim yang mendukung aktifitas anti oksidan.

5. Buah seperti Berry, Apel dan Alpukat
Buah berry seperti blueberry, strawberry, raspberry, dan cranberry termasuk makanan super karena mengandung phytochemicals, senyawa tanaman yang kaya akan anti oksidan yang membantu hati melindungi tubuh dari radikal bebas dan stress oksidatif, yang terhubung dengan penyakit kronis dan penuaan.

Selain itu Anthocyanin dan polyphenols yang di temukan pada berry juga menghalangi penyebaran sel kanker pada hati.

Apel seperti berry, juga mengandung senyawa phenolic yang kuat, termasuk flavonoid yang membantu penyakit inflamasi. Juga terkandung pectin, sumber berharga dari serat larut yang membantu menghilangkan racun dalam tubuh.

Sedangkan alpukat, mengandung glutathione, nutrisi penting bagi kesehatan hati Anda.

6. Minyak Kelapa
Merupakan lemak jenuh yang menyehatkan, minyak kelapa mudah untuk di cerna dan langsung di pecah oleh enzim pada air liur dan getah perut. Ini berarti enzim lemak pankreas tidak di perlukan, yang mengurangi ketegangan pada hati Anda sehingga bisa bekerja lebih efisien.

7. Biji - bijian
Biji flax, biji hemp dan biji chia mengandung omega-3, omega-6, protein, kalsium, lemak sehat, dan serat. Berbagai nutrisi ini bisa memiliki berbagai manfaat seperti mengatur level hormon, meredakan inflamasi, hingga menurunkan level lemak berbahaya.

8. Rempah - rempah
Berbagai Rempah - rempah ternyata bermanfaat pada tubuh Anda.

Jahe memiliki kandungan anti oksidan gingerol yang mengandung anti inflamasi, antivirus, dan antimikroba. Jahe mendukung detoksifikasi dengan memberi nutrisi pada hati, melancarkan peredaran, menembus pembuluh darah yang tertutup, dan menurukan kolesterol dalam darah sebanyak 30 persen.

Jinten di percaya mampu meningkatkan kemampuan detoksifikasi pada hati sementara menstimulasi enzim dari pankreas, yang membantu tubuh menyerap nutrisi.

Ketumbar bisa membantu mereka yang memiliki diabetes dan obesitas, menurunkan triglycerides dan LDL (kolesterol jahat), sementara meningkatkan HDL (kolesterol baik). Daun ketumbar yang masih segar membantu menghilangkan logam dari tubuh Anda, memobilisasi mercury, cadmium, timah, dan aluminium yang terdapat pada otak, saraf tulang belakang, dan sistem syaraf pusat sehingga tubuh Anda bisa menghilangkan logam - logam tersebut.

Kapulaga yang berasal dari keluarga jahe ini membantu pencernaan dengan menstimulasi aliran empedu, yang merupakan lemak penting dalam metabolisme. Kapulaga mempercepat pengosongan pada lambung, menenangkan katup pada perut yang mencegah makanan memasuki usus kecil, sehingga nutrisi bisa memasuki usus kecil dengan mudah.

Cabe rawit bisa menstimulasi sistem peredaran, meningkatkan detak pada lymphatic dan ritme pencernaan, memanaskan tubuh. Panas yang di hasilkan membantu cairan lambung untuk mengalir, meningkatkan kemampuan tubuh untuk memetabolisme makanan dan racun.
Kayu manis di gunakan berabad - abad sebagai penyedap makanan dan obat. Membantu menjaga agar zat lengket tidak bisa menyumbat pembuluh darah, meningkatkan metabolis, dan mencegah candida (sebuah kondisi yang terjadi akibat pertumbuhan ragi yang terlalu cepat).

Kunyit memiliki senyawa curcumin yang bisa menyembuhkan hati, membantu dalam detoksifikasi, dan menguatkan seluruh tubuh Anda.
9. Daging
Daging yang berasal dari hewan darat yang memakan rumput alami, di besarkan tanpa makanan dengan pestisida. Hindari makanan pabrikan yang di penuhi dengan bahan kimia, hormon, dan antibiotik.

Daging ikan di kenal sangat sehat dan kaya akan protein. Beberapa ikan yang di tangkap di alam bebas, seperti Atlantic mackerel dari Kanada, tuna, dan teri, mengandung banyak sekali asam lemak omega-3 dan sedikit kontaminasi.

Salmon dari alam bebas, mengandung sumber protein yang bagus, juga termasuk sumber omega-3 dari krill dan udang yang mereka makan, yang memberikan ikan salmon warna yang cantik dan penuh dengan anti oksidan.

Penulis : Susana Young