.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Lima Tanda Anak Terlambat Berbicara


Anak bunda terlambat berbicara? Tidak perlu khawatir. Albert Einstein saja tidak mengucapkan sepatah kata pun sampai ia menginjak usia 4 tahun. Berikut 5 tanda umum anak terlambat berbicara dari beberapa pengalaman orang tua.

1. Kosa Kata yang Terbatas
Berapa banyak kata yang dapat diucapkan si kecil. Umumnya pada usia 3 tahun mereka dapat mengucapkan sekitar kurang lebih 500 kata. Bunda tidak perlu khawatir jika si kecil tidak mengoceh, beberapa anak mendengarkan lebih banyak daripada mengucapkan. Mereka yang terlahir menjadi pendengar bukannya tidak mampu berbicara, mereka hanya menunghu saat yang tepat.

2. Tidak Mampu Melafalkan Beberapa Suara
Pada umumnya sangat sulit bagi si kecil melafalkan perkataan dengan suara yang mengandung "L, R, S". Sebagai orang dewasa kita tidak menyadarinya, bahkan tidak memperhatikan bagaimana cara kita melakukannya. Kita pun agak kesulitan mengajari mereka bagaimana cara menggerakkan atau meletakkan lidah di posisi yang tepat karena kita sendiri pun tidak jelas bagaimana menempatkan posisi lidah.

3. Kurang Frase
Anak bunda kesulitan menyusun kalimat dengan 3-4 kata atau lebih? Beberapa anak memerlukan bantuan dan waktu yang lebih untuk merangkai kalimat. Tetap semangati anak, dan usahakan ia mengucapkannya berulang kali untuk melatihnya.

4. Sulit Dimengerti
Terkadang atau seringkali orang-orang di luar lingkungan rumah bunda tidak mengerti apa yang si kecil katakan. Itu karena bunda berbicara dengan bahasa si kecil. Tidak peduli siapa bunda atau isu apa yang dialami si kecil, bunda pasti mengerti apa yang dimaksud. Jika anak usia 3-5 tahun mengerti ABC, 123, bentuk, warna dan lainnya, tapi tidak berbicara. Ajak anak bersekolah di Kelompok Bermain, agar ia belajar bersosialisasi dengan anak seusianya, dan belajar berkomunikasi.

5. Bergerak Lebih Banyak Daripada Berbicara
Kadang si kecil hanya menunjuk jika ia ingin sesuatu. Ia merasa tidak perlu bersuara karena hanya dengan menunjuk ia telah mendapatkan apa yang ia mau. Dorong si kecil untuk mengucapkan apa yang ia mau, bunda harus memegang kontrol akan hal ini, apakah itu berupa snack atau mainan. Dan jangan pernah berhenti mencoba.
Jangan panik, Jangan menunda
Jika bunda merasa si kecil memang mengalami speech delay atau terlambat berbicara, bawa anak ke spesialis anak untuk mengatasi permasalahan yang ada. Banyak program terapi wicara yang dapat diikuti anak, baik secara privat atau umum. Jangan hanya berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa saat dokter menyarankan agar anak mengikuti terapi wicara. Semakin cepat dilakukan, akan semakin mudah bagi si kecil belajar untuk menyuarakan apa yang ada di dirinya.

Penulis : Susana
Image : www.speechspecialists.ca