.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Enam Hal Tentang Ovulasi yang Belum Anda Ketahui


Jika Anda ingin hamil, entah sekarang atau nanti, penting untuk mengetahui mengenai ovulasi. Kesalahan informasi mengenai ovulasi bisa mengurangi kesempatan dalam pembuahan.

Dalam sebuah penelitian dengan 1000 wanita berumur antara 18 hingga 40. Diketahui setengah dari para relawan bingung dan tidak memiliki informasi yang penting mengenai kehamilan dan kesuburan wanita. Jadi jangan merasa sedih karena tidak mengetahui mengenai pembuahan dan ovulasi.

Berikut ini adalah enam hal yang perlu Anda ketahui mengenai ovulasi:

1. Berhubungan seks Sebelum Anda mengalami ovulasi
Jika Anda ingin hamil, Anda perlu untuk melakukan hubungan seks sebelum ovulasi, bukan setelah nya.

Sperma bisa tetap hidup hingga lima hari. Namun, telur ovulasi harus di buahi dalam 12 hingga 24 jam setelah keluar. Ideal nya sperma harus sudah siap dan menanti telur.
Inilah mengapa tanda ovulasi muncul beberapa hari sebelum telur dilepaskan. Inilah waktu subur Anda.

2. Ovulasi Meningkatkan Gairah Anda dan pasangan Anda
Berbicara mengenai tanda ovulasi, tubuh Anda akan mengeluarkan beberapa tanda meningkatnya kesuburan seiring dengan mendekatnya waktu ovulasi (dan ingat, Anda harus berhubungan seks sebelum ovulasi).

Jangan remehkan biologis!

Anda bisa mengunakan alat peramal ovulasi untuk mencari tahu waktu subur Anda. Beberapa penelitian mengatakan hal ini bisa membantu kehamilan lebih cepat. Selain itu, ketika seorang wanita berada dalam kondisi subur, gairah nya meningkat.

Jika Anda bingung mengapa keinginan seksual Anda meningkat pada hari tertentu, ini merupakan salah satu alasan nya.

3. Tubuh Anda tidak Menciptakan Telur baru Setiap Bulan
Setiap bulan, Anda mengovulasi kan sebuah telur. Hanya saja telur ini tidak di ciptakan setiap bulan. Anda sebenernya terlahir dengan semua telur yang Anda miliki.

Seiring dengan waktu, jumlah telur pada ovarium berkurang.

Saat lahir, bayi perempuan memiliki sekitar 2 juta telur. Ketika Dia mencapai puber, jumlah ini menurun menjadi sekitar 500 ribu. Semakin umur Anda bertambah, keseimbangan genetik pada telur berkurang. Karena itu wanita di atas umur 35 memiliki resiko seperti:
- keguguran
- tidak bisa hamil
- anak dengan kelainan genetik

Karena Anda lahir bersama dengan semua telur yang di miliki, beberapa pengobatan kanker bisa mengakibatkan tidak bisa hamil pada perempuan. Jika pengobatan kanker membunuh semua telur di ovarium Anda, Anda tidak akan bisa memproduksi yang baru lagi.

Pembekuan telur bisa membantu wanita agar tetap subur saat menjalani pengobatan kanker. Pembekuan telur juga banyak di gunakan wanita yang ingin menunda menjadi orang tua sebelum umur 35. Mereka membekukan telur mereka di umur 20 dan berharap bisa mengunakan telur yang sehat kemudian.

Hanya saja, kontroversi akan pembekuan telur bisa mengacaukan jam biologis Anda dan memiliki resiko. Selain itu perlu untuk di ketahui, membekukan telur Anda tidak menjamin kesuksesan dalam kehamilan.

4. Kesehatan Anda Mempengaruhi Ovulasi dan Bayi yang Akan Anda Kandung
Anda bisa saja tidak menghasilkan telur baru setiap bulan, tapi telur - telur tersebut menjadi telur yang siap saat ovulasi beberapa minggu sebelum mereka keluar.

Sebelum dan saat periode ini, kebiasaan sehat Anda bisa memberikan perbedaan pada kesehatan telur - telur tersebut. Dengan kata lain kebiasaan sehat Anda sebelum mengandung bisa memberikan pengaruh pada kemampuan Anda untuk hamil, saat mengandung, dan kesehatan calon bayi Anda.

Diet, merokok dan kekurangan nutrisi akan mempengaruhi semua hal tersebut, jadi berhati - hati lah bila Anda memang ingin mempunyai momongan.

5. Hanya karena Anda Menstruasi bukan Berarti Anda Berovulasi
Beberapa wanita memiliki pemahaman yang salah ketika mereka mengalami menstruasi berarti mereka sedang berovulasi. Hal ini tidak benar.

Wanita yang mengalami anovulasi atau ovulasi yang tidak wajar bisa mengalami waktu berbeda, lebih cepat / ringan dari masa periode biasa, atau masa periode yg lebih berat. Mereka juga bisa berbulan - bulan tidak mengalami masa periode.

Selain itu juga bisa mengalami periode yang normal dan seperti biasa, namun tidak berovulasi. Jadi hanya karena Anda mendapat kan periode bukan berarti semua nya baik - baik saja dengan ovulasi atau kesuburan Anda. Jika masa waktu nya bermasalah, bicarakan dengan dokter sebelum Anda mencoba untuk hamil.
6. Hanya karena Anda Berovulasi Bukan Berarti Anda Bisa Hamil
Ovulasi yang sehat merupakan kunci untuk kehamilan, tapi membutuhkan sesuatu yang lebih daripada sekedar telur untuk mengandung.

Sperma harus bisa mencapai telur. Ini berarti saluran tuba harus terbuka dan sehat.

Janin yang sehat membutuhkan tempat untuk berkembang dan tumbuh. Ini berarti Anda juga membutuhkan lingkungan uterus yang subur. Anda juga membutuhkan sperma yang sehat!

Kemampuan Anda untuk bisa hamil berhenti sebelum masa periode Anda berakhir.

Penulis : Susana Young