.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Delapan Alasan Mengapa Anda Tidak Bisa Mempercayai Diri Sendiri


Tentu Anda sedang berfikir sampai alis Anda menyatu, kenapa kok bisa Anda tidak bisa mempercayai diri Anda sendiri? Bertrand Russell pernah berkata bahwa dunia ini di penuhi dengan orang bodoh dan fanatik yang penuh percaya diri dan orang bijak yang penuh keraguan.

Ternyata otak tanpa di sadari menjadi tidak bisa di andalkan, ketika Anda tidak tahu apa yang Anda bicarakan, bahkan jika ternyata Anda berfikir kalau Anda tahu.

Lalu apa alasan mengapa Anda tidak bisa mempercayai diri sendiri? Berikut adalah delapan alasan tersebut, menarik untuk di simak loh.

1. Anda Berat Sebelah dan Egois Tanpa Menyadarinya
Ada suatu hal yang di namakan Aktor Pengamat Prasangka dalam ilmu kejiwaan, dan hal tersebut mengatakan kalau semua orang brengsek.

Contoh nya ketika Anda sedang di persimpangan dan melihat seseorang menerobos lampu merah, Anda akan berpikir kalau mereka egois, yang tidak memikirkan bahaya yang bisa di timbulkan bagi orang lain hanya karena di kejar waktu.

Jika ternyata Anda yang menerobos lampu merah, Anda bisa saja mengalami banyak hal yang tidak di sengaja, seperti misal nya Ada yang menghalangi pandangan Anda, atau menerobos lampu merah tidak benar - benar melukai siapapun.

Kelakuan yang sama, hanya saja jika di lakukan orang lain akan di cap orang brengsek, tapi jika di lakukan sendiri hanya beralasan melakukan kesalahan kecil.

Semua orang melakukan hal ini. Dan biasa nya lebih sering pada situasi yang penuh konflik. Kedua nya tidak bisa di anggap benar, bahkan kedua nya harus lah di bilang salah. Semua ini akan di lakukan tanpa sadar. Mereka yang melakukan nya, berfikir kalau mereka benar dan netral, walaupun mereka sebenarnya tidak.
2. Anda Tidak Mengetahui Apa yang Membuat Anda Bahagia (atau Menderita)
Manusia pada umum nya sulit untuk mengingat apa yang di rasakan di masa lalu dan menebak bagaimana perasaan di masa depan.

Misalkan, ketika tim olahraga favorit Anda kalah dalam pertandingan, Anda merasa kesal. Tapi ternyata dalam ingatan Anda mengenai kekesalan Anda tidak merubah perasaan kesal Anda saat itu. Bahkan, Anda cenderung mengingat hal buruk menjadi lebih buruk dari seharus nya, dan hal baik menjadi lebih baik.

Sama seperti saat Anda memikirkan masa depan, Anda terlalu jauh memperkirakan seberapa bahagia Anda dan seberapa sedih yang Anda rasakan. Bahkan, Anda mungkin tidak akan mengetahui apa yang sedang Anda rasakan.

Ini hanyalah salah satu debat untuk tidak hanya mencari kebahagiaan untuk diri sendiri. Semua data mengatakan bahwa Anda tidak akan mengetahui apa kebahagiaan itu, atau tidak bisa mengendalikan apa yang Anda lakukan untuk mendapatkan nya.

3. Anda Mudah untuk Dipengaruhi saat Mengambil Keputusan yang Salah
Anda pernah berpapasan dengan orang di jalan yang membagikan brosur atau buku, dan ketika Anda mengambil nya, mereka akan menghentikan Anda dan mulai bertanya apakah Anda ingin bergabung dengan hal ini atau hal itu atau menyumbangkan uang untuk hal tertentu?

Tentu saja Anda akan merasa tidak nyaman dan aneh, karena Anda ingin berkata 'tidak', tapi mereka memberikan beberapa barang pada Anda secara cuma - cuma dan Anda tidak ingin menjadi orang yang tidak tahu terima kasih?

Yap, itu semua sudah di rencanakan.

Ternyata, keputusan seseorang bisa di manipulasi dengan berbagai cara, salah satu nya dengan memberikan "hadiah" sebelum kemudian meminta tolong (yang membuat nya mudah untuk di terima).

Atau, lain kali Anda ingin memotong antrian, tanyakan pada orang di depan Anda dan berikan alasan, alasan apapun seperti "Anda terburu - buru", atau "Anda sedang sakit", dan ternyata hampir 80% kemungkinan Anda akan di ijikan untuk memotong antrian daripada menanyakan tanpa memberikan alasan.

Hal yang paling aneh adalah, alasan yang tidak masuk akal pun masih bisa di berikan.

Selain itu pikiran Anda pun bisa di bentuk untuk mengambil keputusan berdasarkan logika Anda, sebagai contoh apabila ada 2 barang seharga 1jt dan 5jt, Anda akan berfikir 5jt sangat mahal. Namun jika ada 3 barang dengan harga 1jt, 5jt dan 10jt. Otak Anda akan langsung beranggapan kalau harga 5jt itu wajar di bandingkan harga 10jt.
4. Anda Biasanya Mengunakan Logika dan Alasan untuk Mendukung yang Sudah Anda Percayai
Orang biasanya akan meyakinkan diri mereka sendiri dan orang lain pada apa yang mereka percayai, meskipun hal itu ternyata tidak benar. Dan tidak percaya pada yang di ucapkan orang lain meskipun mereka mengalami nya, dan hanya mengatakan kalau itu hanya kebetulan saja.

Seperti pepatah mengenai pikiran manusia : mengetahui dan merasa mengetahui adalah dua hal yang berbeda.

5. Emosi Anda Mengubah Persepsi Anda Lebih dari yang Anda Sadari
Jika Anda sering mengambil keputusan yang salah karena emosi sesaat, misal nya berhenti kerja karena tidak menyukai rekan kerja Anda, bukan lah hal yang tepat.

Tapi tunggu, ternyata hal itu bisa bertambah parah.

Ternyata menghindari membuat keputusan penting saat emosi tidak lah cukup. Karena ternyata emosi tersebut akan mempengaruhi keputusan Anda, bahkan setelah waktu berlalu, di mana Anda sudah merasa tenang dan bisa menganalisa semua keadaan lebih baik.

Yang lebih mengejutkan adalah pemikiran yang mungkin di anggap sementara ternyata bisa mempunyai pengaruh jangka panjang pada keputusan Anda ke depan nya.
6. Ingatan Anda buruk
Ternyata ingatan akan kejadian masa lalu mudah sekali untuk di rubah oleh pengalaman masa lalu orang lain, atau dengan informasi baru yang bukan punya Anda. Ingatan manusia itu buruk. Karena seiring berlalu nya waktu, ingatan tentang suatu kejadian akan menjadi tidak jelas.

Memang ada beberapa ingatan yang selalu Anda ingat, namun biasanya ingatan tersebut sudah memiliki banyak bagian yang berubah seiring dengan waktu.

7. Anda Tidak Seperti yang Anda Pikirkan
Pertimbangkan sejenak, Anda yang sedang di tonjolkan dan di gambarkan pada facebook mungkin tidak sama dengan Anda yang di dunia nyata. Bagaimana sikap Anda bersama keluarga mungkin berbeda dengan sikap Anda saat bersama teman.

Anda memiliki banyak "identitas", namun yang manakah yang merupakan Anda sesungguhnya?

Anda mungkin mengatakan kalau versi Anda yang ini merupakan Anda yang sesungguh nya, hanya saja, semua yang Anda lakukan adalah memainkan drama di mana "Anda" yang ini adalah yang ada dalam pikiran Anda.

8. Pengalaman Hidup Anda Didunia Bahkan bukan hal yang Nyata
Anda memiliki sistem syaraf yang rumit dan terus mengirimkan berbagai informasi kepada otak Anda. Di perkirakan, panca indera seperti pengelihatan, penciuman, pendengaran, perasa, sentuhan dan keseimbangan mengirimkan setidak nya 11 juta bits kepada otak Anda setiap detik nya.
Hanya saja ini adalah hal kecil yang bisa di proses di bandingkan dengan binatang seperti anjing, kucing, atau burung yang bisa melihat apa yang tidak bisa manusia lihat.

Sayang nya sistem saraf Anda terlalu rumit untuk bisa memiliki filter, dan hanya sedikit sekali yang bisa di proses pada otak. Jadi otak hanya bisa menerima setidak nya 0.000005454 persen dari informasi yang sudah di seleksi setiap detik nya.

Singkat nya, Anda melalui semua hal yang Anda lihat dan baca setiap hari nya.

Penulis : Susana Young
image : personalexcellence.co