.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Sepuluh Kesalahan Mengurus Bayi Tapi Anda Tidak Perlu Merasa Khawatir



Bagi orang tua yang baru saja memiliki bayi, terkadang banyak sekali melakukan kesalahan saat mengurus anak mereka. Namun selama kesalahan tersebut tidak memberikan efek buruk, maka tidak akan ada masalah apabila Anda ternyata juga melakukan nya.

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Apabila Anda merasa bingung saat mengurus bayi, manfaatkan pengalaman dari orang tua Anda, mereka tentu sudah lebih pengalaman dalam mengurus bayi, jangan ragu untuk bertanya kepada orang tua atau mertua Anda mengenai berbagai tips dan trik dalam mengurus bayi.

Namun berikut adalah 10 kesalahan yang biasa di lakukan orang tua dalam mengurus bayi mereka, dan mengapa kesalahan tersebut tidak perlu membuat Anda merasa khawatir:

1. Tidak Tahu Mengapa Bayi Menangis
Banyak orang tua yang bingung ketika bayi mereka menangis, mereka tidak tahu apa yang menyebabkan bayi mereka menangis. Mereka sudah memberi nya makan, mengganti popok nya, memberi baju hangat, membuat nya bersendawa, mengusap kepala nya, semua hal yang bisa mereka pikirkan.

Bayi memang pada umum nya suka menangis. Bukan berarti Anda gagal sebagai orang tua, hanya saja terkadang mereka merasakan sesuatu namun tidak memahami nya, terkadang melihat hewan yang baru pertama kali nya, terkadang ada rambut halus yg menyakiti jari tangan atau kaki nya, terkadang susah mengeluarkan gas, atau suasana hati nya sedang buruk.

Jadi tidak masalah apabila bayi tiba - tiba menangis, dan Anda tidak mengetahui penyebab nya meskipun Anda sudah mencari tahu.

2. Ketika Kepala Bayi Anda Terbentur ke Pintu
Bayi Anda bisa saja memiliki kebiasaan untuk bergulat ketika sedang marah, meskipun Anda sedang mengendong ya, yang kemudian mengakibatkan kepala nya terbentur ke daun pintu, rak kayu, atau mungkin ke dinding. Untung nya kemampuan belajar dan ingatan mereka masih bisa terus berkembang, dan mereka akan tetap jatuh saat belajar berjalan, jadi menambah satu benturan di kepala mereka tidak akan memberi banyak masalah bagi mereka.
3. Lupa Kalau Anak Anda Tertinggal Disuatu Tempat
Sebelum menjadi orang tua, Anda akan merasa sangat yakin kalau Anda tidak akan melupakan atau meninggalkan anak Anda di manapun. Pemikiran naif ini tentu saja karena Anda masih bisa tidur 8 jam dengan nyenyak, makan apapun yang Anda inginkan, dan tidak senewen karena bayi terus menangis.

Penelitian membuktikan bahwa kekurangan tidur, makan tidak teratur, dan rasa senewen bisa mengakibatkan kemampuan neurocognitive dan fungsi pelaksana menjadi tidak berfungsi normal, di mana efek negatif yang Anda rasakan seiring waktu adalah tidak merasa ngantuk, namun beroperasi layak nya seorang pemabuk.

Anda akan mengalami perasaan seperti melamun dan kehilangan ingatan, yang kemudian membuat Anda melupakan bahwa Anda sedang berjalan dengan bayi Anda, atau meninggalkan anak Anda yang baru berumur 5 tahun di taman. Jangan lupa untuk memperbanyak tidur, meskipun Anda merasa tidak memerlukan nya.

4. Takut Saat Memotong Kuku Bayi Anda
Bayi juga memiliki kuku yang tajam ketika mereka baru keluar dari rahim ibu mereka. Untuk itu biasa nya di lakukan pemotongan pada kuku mereka, namun Anda bisa jadi merasa takut atau panik ketika hendak memotong kuku nya. Gunting kuku yang terlihat aman namun tajam membuat Anda khawatir untuk melukai jari bayi Anda.

Namun Anda tidak perlu terlalu takut, Anda mungkin akan mengores kulit nya, sedikit darah akan keluar dan bayi Anda merasakan sakit nya. Namun kulit dan rasa sakit ini akan hilang dengan cepat, mereka akan segera melupakan nya lebih cepat daripada Anda.

5. Tidak Konsisten
Bersikap plin-plan pada anak ketika Anda merasa lelah, atau tidak memegang teguh kata-kata Anda, bisa membuat anak untuk mengembangkan pemikiran mereka ke jalan yang salah. Anda harus mulai untuk tetap konsisten dengan perkataan Anda, agar kemudian anak Anda jadi mengerti apa yang mereka boleh dan tidak boleh lakukan, sikap tidak konsisten hanya akan membuat mereka bingung dalam mengambil tindakan di kemudian hari.

6. Bayi Terjatuh Dari Tempat Tidurnya
Tidak masalah ketika bayi terjatuh dari tempat tidur nya, kecuali kalau tempat tidur nya tepat berada di samping jurang. Tidak ada yang berani untuk menanyakan hal ini karena akan membuat mereka terkesan tidak mengurus bayi mereka dengan benar.

Setiap orang tua pasti akan mengalami hal seperti ini, misal nya ketika hendak menganti popok, bayi yang tidak memiliki kemampuan mengenali bahaya bisa saja berputar dan terjatuh. Jangan merasa bersalah ketika hal ini terjadi, karena anak - anak itu tangguh dan terus berkembang cepat bahkan patah tulang bisa sembuh dalam kurun waktu 3 minggu.

7. Tertawa Ketika Mereka Melakukan Hal Tidak Baik
Mungkin Anda merasa over-protective, Anda sering menerapkan berbagai aturan, misal nya Anda bisa mengeluarkan makian ketika bersama nya, namun tidak tertawa ketika bayi mengucapkan hal yang sama. Atau ketika Anda merasa bahwa kejadian yang baru saja bayi Anda lakukan sangat lucu meskipun tidak baik.

Tidak mengapa untuk sekali dua kali tertawa karena hal tersebut, namun mereka perlu di ingatkan untuk tidak mengulangi kembali, karena hal yang di ulang berkali-kali akan menjadi kebiasaan yang susah untuk dilepas.

8. Terjatuh dari Kereta Bayi
Bayi Anda bisa saja merasa tidak nyaman dengan ikatan pada kereta bayi nya. Meskipun Anda tahu hal tersebut untuk keamanan nya, namun penolakan yang di lakuka bayi Anda karena merasa tidak nyaman bisa membuat Anda pusing.

Lepaskan saja ikatan tersebut, dan bawa bayi Anda berjalan. Hanya butuh sedikit goncangan untuk membuat bayi Anda terlempar dari kereta mereka, yang akan membuat mereka menyadari betapa penting nya ikatan yang biasa di lakukan, mereka akan belajar dari rasa sakit tersebut.
9. Lupa Memasang Sabuk Pengaman Mobil pada Bayi Anda
Apabila Anda memiliki mobil, mungkin Anda baru menyadari kalau bayi Anda tidak memakai sabuk pengaman atau sabuk pengaman nya tidak terpasang dengan baik. Jangan panik, ketika Anda menyadari hal tersebut saat mengendarai dengan aman. Tidak perlu untuk merasa bersalah, atau panik ketika hal ini sudah terjadi, yang perlu di ingat adalah untuk tidak mengulangi nya di kemudian hari.

10. Terlalu Percaya pada Kemampuan Anak Anda dalam Mengatasi Berbagai hal
Membawa nya untuk pergi naik rollercoaster atau menonton film horor di usia nya yang masih muda adalah ide buruk. Karena kemampuan mental Anda dan anak Anda sangat berbeda, hal yang menurut Anda biasa saja, bisa kemudian menjadi rasa takut atau trauma bagi anak Anda.

Kabar baik nya adalah tidak perlu khawatir apabila Anda menyebabkan trauma bagi anak Anda, sikapi dengan serius dan dukung anak Anda untuk bisa mengatasi trauma tersebut, jangan kemudian di biarkan atau di marahi karena masalah ini.

Penulis : Susana Young
Image : www.sheknows.com