.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Perempuan yang Nyata Tidak Sempurna


Barbie sangat populer karena boneka cantik ini memiliki rambut tebal, leher jenjang, kaki panjang dan tubuh sempurna, selain memiliki baju-baju indah yang bisa ditukar-tukar. Tapi ada sedikit masalah, sebuah studi dalam jurnal Developmental Psychology tahun 2006 dan beberapa studi lain, menemukan bahwa anak-anak perempuan yang bermain Barbie ternyata menginginkan tubuh yang kurus, lebih banyak dibandingkan dengan anak-anak perempuan yang bermain boneka lain. 

Perempuan bahkan gadis kecil peka terhadap “standar” kecantikan, karena budaya mendiktenya demikian. Kamu kurang putih, pakai krim ini. Rambutmu kurang tebal pakai shampo merek ini. Kamu akan dilirik banyak pria, bila mengenakan baju model ini. Perempuan diukur dengan tinggi badan, berat badan, wajah dan penampilan luarnya. Melissa McCarthy berkata bahwa saat ini ada epidemi di mana para perempuan merasa buruk tentang dirinya karena membandingkan dengan penampilan 0,5% manusia di dunia. Kecantikan didefinisikan seperti penampilan segelintir orang, yaitu para model dan aktris yang muncul di iklan dan film. Dan para pria juga berharap semua perempuan seperti itu!
Seharusnya, standar kecantikan hanya boleh didefinisikan oleh Dia yang menciptakan manusia. Tidak akan Anda temukan dalam Kitab Suci standar kecantikan yang menulis tinggi badan, warna mata, bentuk tubuh, dll, karena memang Tuhan menciptakan berbagai jenis perempuan: kulit terang dan gelap, rambut lurus dan keriting, tubuh tinggi besar dan kecil, dll.  Dalam Kitab Suci  standar perempuan yang tepat adalah saleh, beriman, berani membela kebenaran, rajin, dan perempuan dengan kualitas karakter unggul lainnya. Kecantikan bukanlah tentang wajah yang cantik, tetapi pikiran yang menarik, hati yang indah, dan budi pekerti yang manis. (EI)

Perempuan yang Nyata Tidak Sempurna, Perempuan yang Sempurna Tidak Nyata

Penulis : Esther Idayanti


Bookmark Artikel Inspirasi Lainnya dapat dilihat di
-http://www.disiniajatempatnya.com/p/inspirasi-hidup.html