.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Fokuskan Pada Hal Terpenting dan Jangan Menundanya


Charles Schwab, pimpinan pabrik baja dan salah satu orang terkaya di USA bertemu dengan Ivy Lee, seorang konsultan. Ivy Lee berkata bahwa bila para manajer mengikuti nasihatnya, maka operasional meningkat dan keuntungan akan berlipat. Charles Schwab setuju untuk membayar berapapun yang diminta bila memang nasihat Ivy berguna.

Kemudian Ivy Lee memberikan selembar kertas pada Charles dan berkata, “Tuliskan hal-hal penting yang harus Anda lakukan besok.” Charles melakukan apa yang diminta. Ivy Lee melanjutkan, “Urutkan berdasarkan yang terpenting. Besok pagi mulailah dengan nomor satu sampai selesai. Kemudian ke no. 2, no. 3, dst. Jangan khawatir kalau di akhir hari Anda tidak bisa menyelesaikan semuanya. Paling tidak Anda sudah menyelesaikan hal-hal terpenting. Lakukan hal ini setiap hari. Setelah Anda yakin, mintalah anak buah Anda melakukannya. Cobalah selama Anda mau, dan kemudian kirimkan cek sesuai pengamatan Anda berapa nilai nasihat ini.” Beberapa minggu berlalu, Charles Schwab mengirimkan cek US $25.000, jumlah yang sangat besar pada tahun 1930an, senilai US $340.000 saat ini (Rp. 4,4 milyar).

Prioritas yang tepat akan meningkatkan produktivitas Anda. Cara mudah untuk menyusun prioritas adalah dengan rumus ABCDE dari Brian Tracy. 

A – Hal-hal yang “sangat penting” yang harus dilakukan, kalau tidak ada konsekuensi negatif yang sangat serius.

B – Hal-hal yang “penting” yang perlu dilakukan. Tidak sepenting A, konsekuensi negatifnya tidak terlalu serius.

C – Hal-hal yang “baik untuk dilakukan” tetapi tidak sepenting A dan B, dan tidak ada konsekuensi negatif bila tidak dilakukan.

D – “Delegasikan” tugas pada orang lain

E – “Eliminasi” bila memungkinkan, supaya Anda punya waktu lebih.

Fokuskan pada hal terpenting dan jangan menundanya! (EI)

Hal-Hal Terpenting Tidak Selalu Berteriak yang Paling Keras (Bob Hawke) 

Penulis : Esther Idayanti