.::::::Disiniajatempatnya:::::.


Ternyata Sikap Buruk Itu Mahal Biayanya


Bob Sutton menulis buku menarik tentang karyawan yang terlalu mahal untuk dipertahankan. Ethan (bukan nama sebenarnya), sebuah karyawan di Silicon Valley masuk dalam 5% teratas dalam prestasi penjualan namun bersikap buruk. Ia menyinggung dan meremehkan teman sekerja sehingga banyak yang menolak bekerja dengannya.  Dalam waktu 5 tahun, teman-teman sekerjanya melaporkan bahwa lingkungan kerja mereka telah menjadi medan perang. Akhirnya para pemimpin mengambil tindakan, dan setelah dihitung ternyata Ethan telah merugikan perusahaan sebesar $160.000 karena sikap buruknya selama setahun. Biaya ini dipotong dari bonusnya.  Mereka menghitung waktu per jam yang dihabiskan oleh manager Ethan untuk menyelesaikan masalah ini, ditambah waktu dari HR, pimpinan senior, biaya mencari sekretaris baru, dll. Biaya ini belum termasuk waktu kerja yang hilang, meningkatnya stres dan sakit, hilangnya kreativitas, dll.

Ternyata sikap buruk itu mahal biayanya.  Satu orang yang bersikap buruk dapat menjatuhkan seluruh tim. Hal ini terjadi karena tim membuang banyak energi untuk menangani orang ini dan tersisa sedikit energi untuk menyelesaikan tugas mereka.  Lebih dari itu, sikap buruk bisa menular pada seluruh kelompok.
Bukan dalam perusahaan saja, sikap buruk dalam pertemanan juga terlalu mahal.  Waktu Anda terbuang percuma untuknya, sehingga tidak ada waktu untuk orang-orang berkualitas hadir dalam hidup Anda. Bahkan kata Booker T. Washington, lebih baik sendiri daripada berada dalam kumpulan yang buruk. Yang terpenting, jauhkan sikap buruk dari diri Anda sendiri, sebelum Anda harus membayarnya dengan harga yang mahal! (EI).

Sikap Buruk Itu Seperti Ban Kempes. Bila Anda Tidak Menggantinya, Anda Tidak Akan Sampai Ke Mana-mana

Penulis : Esther Idayanti

Bookmark Artikel Inspirasi Lainnya dapat dilihat di
-http://www.disiniajatempatnya.com/p/inspirasi-hidup.html